
Kapolda Metro Jaya, M Iriawan
JawaPos.com - Polda Metro Jaya masih mengejar pelaku perampokan yang menembak mati Italia Chandra Kirana (22) di Karawaci, Tangerang, Banten.
Sampai sekarang polisi telah mengetahui siapa pelakunya dan terus dikejar.
"Belum (tertangkap), kan saya bilangnya masih dalam pengejaran. Orangnya sudah tau. Tinggal lokasi yang berpindah-pindah. Tapi targetnya sudah ketemu, itu aja," kata Kapolda Metro Jaya, Irjen M Iriawan, Jumat (23/6).
Dia menegaskan, anak buahnya terus mengejar pelaku yang terus berpindah-pindah tempat persembunyian. Menurut Iriawan, ini persis seperti kapten perampokan sadis Daan Mogot yang juga berpindah-pindah.
"Dia (pelaku) kan pintar itu, matikan alat perangkat komunikasi dan sebagainya. Jadi sama lah kayak Kapten (Davidson) kemarin berpindah-pindah, lama-lama ketangkap juga, Insya Allah," ucap dia.
Sementara untuk senjata yang digunakan pelaku menembak Italia, Iriawan menegaskan jenisnya senjata rakitan.
Menurut dia, membuat senjata bukanlah perkara sulit.
"Dari alurnya rakitan. Karena gampang ya buat senjata, justru itu yang terus-terusan. Kalau pabrikan kami operasi. Kemarin kami operasi sapu jagat ya. Senjata api cukup banyak," papar dia.(elf/JPG)

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini Final Liga Champions, Siaran Langsung Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
Bicara Kartu Merah: Arema FC Paling Brutal, Semua Perlu Belajar dari Borneo FC!
Berikut 3 Bek yang Dirumorkan Merapat ke Persebaya Surabaya! Ada Yusuf Meilana Hingga Bek Tengah Brasil
Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal, Les Parisiens Diunggulkan, The Gunners Butuh Keajaiban
Persib Bandung Ungkap Penyebab Masuk Daftar Banned FIFA, Bukan Tunggakan Gaji!
