Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 10 Maret 2017 | 06.50 WIB

KPU dan Bawaslu Rapat Bareng Timses Ahok-Djarot, Ini Penjelasan Nusron Wahid

Nusron Wahid - Image

Nusron Wahid

JawaPos.com - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Sumarno dan Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Mimah Susanti hadir dalam rapat tertutup Tim Pemenangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat.

Menanggapi itu, Politikus Golkar sekaligus mantan Ketua Tim Pemenangan Ahok, Nusron Wahid mengatakan, Sumarno memang diundang untuk hadir rapat.

"Diundang untuk memberikan penjelasan dan aturan main (pilkada) babak kedua seperti apa, supaya kita tahu batas-batas yang melanggar mana," ujarnya di Novotel, Jalan Gajah Mada, Jakarta Barat, Kamis (9/3).

Nusron menjelaskan, dalam pelaksanaan pemilu sejatinya ada banyak wilayah yang abu-abu. Timses, kata Nusron, bakal meminta penjelasan KPU dan Bawaslu terkait wilayah abu-abu itu apakah seperti membagi sembako dan bakti sosial bagian dari money politic.

"Kan bisa minta penjelasan. Dari pada pro kontra nanti, (dapat) tekanan medsos (media sosial) dan macam-macam," terangnya.

Lagi kata dia, pihaknya ingin memastikan hal-hal yang belum diatur itu legal dan penafsiramnya tidak keliru. Makanya dihadirkan KPU dan Bawaslu agar semuanya jelas.

Kendati demikian, Korbid Pemenangan Pemilu (PP) Indonesia I Golkar itu menilai, langkah timses menghadirkan kedua lembaga penyelenggara pemilu itu dalam rapat tertutup tidaklah melanggar aturan.

"(Enggak khawatir) Pasti bersangkutan (KPU dan Bawaslu) juga diundang paslon satu lagi untuk memberikan penjelasan, biasa itu mah," pungkasnya. (uya/JPG)

Editor: Muhammad Syadri
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore