Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 17 Desember 2017 | 22.25 WIB

DPRD DKI Minta Disdik Tarik Buku Yang Sebut Yerusalem Ibu Kota Israel

Buku IPS yang sebut Yerusalem Ibu Kota Israel. - Image

Buku IPS yang sebut Yerusalem Ibu Kota Israel.

JawaPos.com - Wakil Ketua Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Ashraf Ali kaget mendengar buku Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) keluaran Penerbit Yudhistira, dituliskan bahwa Yerusalem adalah Ibu Kota dari Israel sudah mulai tersebar di Ibu Kota Jakarta. Oleh sebab itu, dia meminta Dinas Pendidikan DKI Jakarta agar menarik buku-buku tersebut.


"Harus segera ditarik itu buku," kata Ashraf saat dihubungi JawaPos.com, Minggu (17/12).


Dia sangat takut jika penyebaran buku mata pelajaran IPS itu sudah digunakan untuk proses belajar mengajar. Sehingga, dia meminta para Kepala Sekolah (Kepsek) agar tidak melakukan hal itu.


"Jangan-jangan sudah dipakai untuk belajar mengajar. Jangan sampai itu terjadi," pungkas dia.


Seperti diberitakan sebelumnya, dalam buku Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) keluaran Penerbit Yudhistira, dituliskan bahwa Yerusalem adalah Ibu Kota dari Israel sudah mulai tersebar di Ibu Kota Jakarta. Oleh sebab itu, Dinas Pendidikan DKI Jakarta akan menelusuri kebenaran peredaran buku tersebut.


Buku itu menjadi ramai diperbincangkan apalagi menyusul keputusan kontroversial Presiden Amerika Serikat, Donald Trump untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Hal itu lantas menuai respons beragam dan sebagian besar mengecam hal tersebut.


Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI membenarkan bahwa isi buku yang beredar viral lewat unggahan warganet di Facebook, Twitter, dan WhatsApp adalah terbitan Yudhistira. Buku itu telah melalui evaluasi Kemendikbud pada 2008.


Sekretaris Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Susi Nurhati mengatakan buku kelas 6 SD IPS sudah mulai tersebar di Jakarta. "Ada tapi kami belum bisa memastikannya," kata Susi kepada JawaPos.com, Sabtu (16/12).


Dia mengaku mendapatkan informasi tersebut dari beberapa guru. Namun, dia enggan memberitahunya. Sampai kebenaran penyebaran buku pelajaran IPS SD kelas 6 berada di tangannya. "Saya sedang suruh cari orang cari bukunya. Itu bukti fisiknya kan ada," tutur dia.


Susi menambahkan bahwa penjualan buku tersebut berada di pinggiran Jakarta. Seperti untuk wilayah Jakarta Timur ada di daerah Ciracas. "Kalau untuk sekolah yang menggunakan buku itu belum ada informasi. Yang pasti penerbitnya Yudhistira," pungkasnya.

Editor: Administrator
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore