Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 19 Februari 2018 | 01.47 WIB

Dishub Surabaya Tambah PCTL ‘Bernyanyi’ di Kawasan Tunjungan

Warga Surabaya terlihat sedang menyeberang di PCTL di jalan Tunjungan. - Image

Warga Surabaya terlihat sedang menyeberang di PCTL di jalan Tunjungan.


JawaPos.com - Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya berencana menambah jumlah Pedestrian Crossing Traffic Light (PCTL) ‘bernyanyi’ di kawasan jalan Tunjungan.


Suara lagu daerah khas Surabaya dan imbauan lalu lintas tersebut akan dipasang di dalam pengeras suara PCTL di Jalan Genteng Kali dan Jalan Gemblongan.


Kepala Dinas Perhubungan Surabaya Irvan Wahyu mengatakan, selain di dua titik tersebut, PCTL ‘bernyanyi’ juga akan terpasang di sejumlah tempat yang mengarah ke jalan Tunjungan.


Pertimbangan pemasangannya didasarkan pada jarak badan jalan yang harus selebar lebih dari 5 meter. Kemudian, kondisi dan lebar trotoar juga akan jadi pertimbangan. Termasuk faktor lokasi persimpangan jalan yang sering jadi pusat keramaian. Misalnya, PCTL di depan taman Bungkul. 


"Ya masak di pinggiran, jalan lokal. Ya, ngapain pakai lagu rek ayo rek. Lha wong jaraknya cuman lima meter," kata Irvan sewaktu dihubungi JawaPos.com, Minggu (18/2).


Soal lagunya, Irvan mengatakan akan menggunakan lebih dari satu lagu daerah. Pertimbangannya, menghindari efek bosan. Terutama, pengguna jalan yang kerap jengkel karena menunggu orang yang sedang menyeberang. 


Namun, Irvan belum dapat mengkorfirmasi berapa dan kapan PCTL lainnya yang akan dilengkapi fitur tersebut. Dia mengaku masih melakukan evaluasi yang didasarkan dari respon masyarakat. 


Jika responnya bagus, Irvan mengatakan akan memasang fitur tersebut di tiap PCTL. Hanya, pemasangan imbauan dan lagu tidak akan dilakukan di PCTL dekat sekolah dan rumah sakit. 


Alasannya, suara imbauan dan lagu tersebut dapat menggangu pasien atau siswa saat jam pelajaran. Saat ini, PCTL ‘bernyanyi’ tersebut baru terpasang di satu titik di sepanjang jalan Tunjungan. Lokasi tepatnya, satu PCTL sebelum hotel Majapahit.


Sementara, dari data per 2017, sekira 159 PCTL di seluruh Surabaya yang dianggap layak dipasang fitur tersebut. Angka tersebut belum termasuk rencana penambahan 29 PCTL di kawasan padat kendaraan.

Editor: Sari Hardiyanto
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore