
Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Shinto Silitonga menunjukan barang bukti.
JawaPos.com - Tujuh tahanan yang kabur dari Mapolsek Tambaksari, Senin dini hari (17/4), sudah merencanakannya sekitar dua minggu. Mereka mendapat peluang setelah melihat adanya besi yang rapuh pada bagian atas kamar mandi penjara. Ryan dkk lantas mencari cara untuk mematahkan besi itu.
"Mereka bukan memakai gergaji. Namun pakai balok kayu yang ada di atas, sebelah blok mereka," terang Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Shinto Silitonga, Selasa (18/4).
Balok kayu tersebut merupakan sisa renovasi Mapolsek yang tertinggal. Ukurannya 4x6x50 centimeter. Diduga, polisi luput mengawasi adanya kayu jenis jati tersebut. Ukurannya yang kokoh, mampu untuk membengkokkan besi bagian atas kamar mandi.
Shinto menjelaskan, besi penjara tersebut tidak sampai patah. Hanya melengkung. Namun, ukurannya sudah cukup untuk dilewati badan ketujuh orang tersebut. "Butuh dua hari percobaan untuk memastikan besi itu benar-benar bengkok," jelasnya.
Berdasar hasil pemeriksaan tersangka Ryan, awalnya dia mengajak Salman dan Sohib. Keduanya masih diburu saat ini. Mereka lantas melihat ada balok kayu itu di sebelah blok yang dihuni.
Sabtu (15/4), sekitar pukul 13.00, Salman mengambil potongan balok kayu tersebut. Setelah diambil, Ryan dan Sohib naik dan bertumpu pada jendela kamar mandi. Ketiganya luput dari pengawasan petugas. Sebab, di kamar mandi itu tidak ada closed-ciruit television (CCTV).
Usaha pertama itu gagal, karena besi penjara masih terlalu kokoh untuk dibengkokkan. Ketiganya menjajal upaya yang sama keesokan harinya (14/4), sekitar pukul 14.00. Kali ini, mereka berhasil. Mereka sudah bisa memastikan bahwa bengkoknya besi tersebut sudah bisa untuk dilewati orang.
Akan tetapi mereka tidak langsung kabur. Ryan kembali meyakinkan teman-temannya diblok itu untuk ikut lari. Dua orang tahanan tidak mau. Hanya tujuh yang akhirnya meloloskan diri. Bengkoknya besi tersebut tidak sampai diawasi oleh petugas. Mereka kurang teliti melihat celah tersebut.
Balok kayu tersebut sudah disita oleh Satreskrim Polrestabes Surabaya sebagai barang bukti. Soal lemahnya pengawasan, polisi bakal menyelidikinya secara profesional.
Sebelumnya Kapolrestabes Surabaya Kombespol M. Iqbal sudah memastikan bahwa pihaknya akan meminta Propam untuk memeriksa semua petugas Polsek Tambaksari yang bertanggung jawab mengawasi tahanan. "Semuanya akan kami periksa sesuai dengan prosedur," tegas Iqbal. (did/JPG)

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
