
CEK TOTAL: Miskaulah sedang diperiksa tekanan darahnya oleh petugas medis RSUD Sidoarjo ketika kontrol, Rabu (11/1).
Untuk mengetahui lebih lanjut terkait dengan keluhan tersebut, Miskaulah harus menjalani serangkaian tes laboratorium dan foto rontgen toraks. Dokter Hairudi menyatakan, kondisi jantung pasien sementara bagus.
Hasil tensinya pun normal, yakni 140/70 mmHg. Namun, pihaknya masih menunggu hasil tes laboratorium dan foto toraks. Hasil tersebut akan dievaluasi untuk mengetahui kondisi pasti jantung pasien.
’’Pasien kan dulu punya riwayat diabetes. Jadi, tes laboratoriumnya harus puasa,’’ jelasnya. Karena itu, Miskaulah hanya bisa menjalani foto toraks.
Pemeriksaan laboratorium dilakukan hari ini. ’’Setelah hasilnya keluar, nanti bisa diketahui masalahnya,’’ ujarnya.
Bukan hanya itu, Miskaulah juga dirujuk ke poli gizi untuk berkonsultasi masalah pola makan sehari-hari. Dia ditangani langsung oleh Rabwigawati, ahli gizi RSUD Sidoarjo.
Menurut dia, kebiasaan Miskaulah memakan ayam hidup-hidup memang tidak lazim. Tetapi, tubuh Miskaulah tidak menolak atas ayam mentah dan darah yang dimakan.
Buktinya, selama hampir 37 tahun makan ayam hidup, kondisi pasien tetap baik-baik saja. ’’Yang menjadi masalah adalah ayam hidup yang dimakan itu higienis atau tidak,’’ tegasnya.
Rabwigawati mengungkapkan, yang bisa diberikan kepada Miskaulah sementara ini hanya edukasi tentang pola makan yang baik. Berdasar hasil penimbangan berat badan pasien, terjadi kelebihan berat badan.
Yaitu, tinggi 155 sentimeter dengan berat badan 106 kilogram. Idealnya, berat badan pasien sekitar 60 kilogram. Karena itu, dia menyarankan Miskaulah mengatur makan tiga kali sehari dan mengurangi minum es manis.
’’Berdasar informasi pasien, setiap hari suka minum es bisa 10 gelas dengan rasa manis. Itu tidak baik dan menimbulkan diabetes,’’ ujarnya.
Selain itu, pola makan yang dijalani Miskaulah selama ini memang kurang baik. Miskaulah paling suka makan sehari sekali dalam porsi yang banyak. Karena itu, yang dibutuhkan adalah exercise rutin setelah 1,5 jam makan.
’’Olahraga ringan juga penting,’’ katanya. Miskaulah sangat senang bisa kembali berobat di RSUD Sidoarjo.
Dia juga semangat mengikuti saran dokter-dokter yang menanganinya di rumah sakit. ’’Pokoknya, saya ingin sembuh total. Ingin bisa makan seperti orang pada umumnya,’’ ucapnya. (ayu/c14/hud/sep/JPG)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
