
Kepala Departemen Teknik Kelautan ITS, Dr. Eng Rudi Walujo Prastianto memegang piagam akreditasi IABEE
JawaPos.com-- Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya terus berupaya meningkatkan kualitas. Semakin banyak fakultas maupun prodi-prodi yang memperoleh pengakuan baik nasional maupun internasional. Yang terbaru diraih oleh Departemen Teknik Kelautan.
Mereka berhasil memperoleh Akreditasi Provisional dari Indonesia Accreditation Board for Engineering Education (IABEE). IABEE merupakan lembaga akreditasi internasional yang mengacu pada Washington Accord, sebagai salah satu standar akreditasi internasional di bidang teknik.
Akreditasi IABEE menekankan pada implementasi pendidikan berbasis capaian pembelajaran (outcome based education). Sehingga menjamin pemenuhan proses perbaikan berkelanjutan.
Kepala Departemen Teknik Kelautan ITS, Dr. Eng Rudi Walujo Prastianto menjelaskan, sejak November tahun lalu berbagai persiapan telah dilakukan. Dengan meraih akreditasi IABEE, pihaknua berkomitmen untuk mewujudkan cita-cita ITS, sebagai World Class University (WCU) "Untuk mendukung program WCU, tidak cukup akresitasi nasional saja yang kami perlukan," jelas Rudi, Kamis (22/3).
Sebelum ini, Departemen Teknik Kelautan sendiri sudah terakreditasi A oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). "Jadi memang sudah saatnya untuk melangkah menuju akreditasi internasional," imbuhnya.
Berawal dari keinginan itu, maka diputuskan untuk mendaftarkan Departemen Teknik Kelautan dalam proses akreditasi internasional dari IABEE. Setelah melalui serangkaian penilaian, mulai dari penilaian tahap awal via pengisian data online hingga visitasi oleh para reviewer IABEE, akhirnya Program Studi (Prodi) Sarjana Teknik Kelautan, Departemen Teknik Kelautan mendapatkan akreditasi provisional yang bertaraf internasional dari IABEE.
Pria asal Bojonegoro itu melanjutkan, ada sebuah kebanggaan sekaligus tantangan usai menerima akreditasi tersebut. Di satu sisi, Teknik Kelautan merupakan prodi pertama di ITS yang mendapat akreditasi IABEE. Namun di satu sisi, mereka tertantang untuk menjadi lebih baik ke depannya. Terutama untuk menghadapi full accreditation IABEE dalam jangka dua tahun ke depan.
Akreditasi tersebut sudah diserahkan oleh Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII), Dr Hermanto Dardak di Jakarta. Selain ITS, ada lima universitas lain yang mendapat akreditasi serupa. Antara lain Universitas Indonesia (UI), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Islam Indonesia (UII), Telkom University, dan Universitas Surabaya (Ubaya).

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
