Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 10 Mei 2018 | 02.51 WIB

Belum Kapok, Keyko Si Ratu Prostitusi Online Kembali Dibekuk

Wadirreskrimsus Polda Jatim AKBP Arman Asmara saat bertanya kepada Keyko (topeng putih) - Image

Wadirreskrimsus Polda Jatim AKBP Arman Asmara saat bertanya kepada Keyko (topeng putih)

JawaPos.com - Masih ingat dengan nama Yunita alias Keyko, ratu prostitusi online? Bagi warga Surabaya, nama Keyko begitu fenomenal. Perempuan asal Denpasar itu pernah mewaranai headline media karena punya anak buah ribuan PSK.


Setelah divonis setahun penjara pada 2013 silam, Keyko ternyata belum kapok. Dia masih menawarkan jasa esek-esek kepada pria hidung belang. Gerak-geriknya pun dapat terendus Subdit V Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jatim. Keyko pun kembali tertangkap.


Mengenakan topeng berwarna putih, Keyko digelandang ke Mapolda Jatim, Rabu (9/5). Meskipun sudah pernah dipenjara, Keyko ternyata masih menjalin komunikasi dengan anak buahnya. Tak hanya anak buahnya, beberapa pelanggan lawas juga masih menghubunginya


Modus yang dipakai tetap sama seperti dengan yang dilakoninya enam tahun silam. Hanya beda medianya. Dulu Keyko memanfaatkan Black Berry Messenger (BBM), sekarang dia memakai WhatsApp. "Dia (Keyko) share foto-foto perempuan kepada pelanggannya," jelas Wadirreskrimsus Polda Jatim AKBP Arman Asmara kepada wartawan.


Jaringan Keyko tersebar di tujuh provinsi. Foto-foto anak buahnya itu dikirim secara broadcast kepada pelanggan-pelanggan yang ada di kontaknya. Setelah pelanggan setuju, Keyko menjapri anak buahnya untuk mendatangi hotel yang telah disepakati. Transaksi antara PSK dan pelanggan dilakukan di hotel.


Sebagai orang yang berpengalaman di bisnis lendir, Keyko begitu memanjakan pelanggannya. Jika ada pelanggan yang merasa tidak cocok (misalnya foto PSK dengan fisik aslinya berbeda), Keyko langsung tanggap. Dia akan menawarkan perempuan lain sesuai dengan kriteria yang diinginkan pelanggannya.


Arman menjelaskan, anak buah Keyko tidak sembarangan. Sama seperti sebelumnya, PSK yang ditawarkan tergolong highclass. Mereka beradal dari kalangan model dengan usia antara 22-30 tahun.


Tarif PSK itu juga mentereng, mulai Rp 1,5 juta hingga Rp 5 juta. Setiap hari, Keyko selalu banjir order. Dalam sehari dia bisa meraup puluhan juta rupiah. "Tersangka dapat 30 persen dari setiap transaksi. Tercatat semua di buku tabungan miliknya yang kami sita sebagai barang bukti," tambah Arman.


Saat ditanya wartawan, Keyko mengaku masih menjadi mucikari lantaran kebutuhan hidup. Keyko mengatakan bahwa hasil bisnis prostitusi yang dilakukan sekarang masih tidak seberapa. "Dapatnya lebih banyak yang dulu dari pada yang ini," bebernya singkat.

Editor: Yusuf Asyari
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore