Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 24 Agustus 2017 | 01.35 WIB

Sapi 1 Ton Jadi Juara Kontes Jelang Idul Kurban

GAHAR: Tita Hastuti (kanan) memberi air pada kambing miliknya saat kontes hewan ternak Selasa (22/8) di Puspa Agro, Sidoarjo. - Image

GAHAR: Tita Hastuti (kanan) memberi air pada kambing miliknya saat kontes hewan ternak Selasa (22/8) di Puspa Agro, Sidoarjo.

JawaPos.com – Achmad Priadi girang ketika namanya dipanggil dewan juri kontes ternak Sidoarjo 2017. Sapi milik warga desa Banjarbendo itu dipastikan menjadi juara dalam perlombaan setahun sekali tersebut.


Sapi milik Achmad tergolong superberat. Bobotnya mencapai 1 ton 73 kg. Selain berat, hewan mamalia itu dinilai sehat. Dewan juri pun tidak ragu memilih sapi tersebut menjadi juara pertama pada kontes itu. Laki-laki 45 tahun tersebut berhak menerima hadiah. Yakni, penghargaan serta uang tabungan senilai Rp 3 juta. Bupati Sidoarjo Saiful Ilah memberikan langsung hadiah itu.


’’Selamat dan terus tingkatkan kesehatan ternaknya,’’ ucapnya. Total, terdapat 35 pemenang dalam kontes ternak di Puspa Agro tersebut. Lomba itu diikuti sekitar 148 hewan ternak. Perinciannya, 91 kambing dan 57 sapi. Untuk kategori sapi, ada sejumlah kategori. Yakni, sapi induk hasil inseminasi buatan, sapi kereman (sapi pedaging), dan sapi berukuran ekstrem. Untuk kambing, terdapat kategori ekstrem, peranakan etawa, dan kambing kacang.


Saiful beserta jajaran pimpinan daerah dan kepala dinas langsung melakukan inspeksi hewan ternak yang dilombakan. Orang nomor satu di Sidoarjo itu melihat sejumlah kambing ternak. Salah satunya, kambing milik Warno. Jenisnya jantan etawa pejantan unggul. Pria berusia 68 tahun tersebut sempat berdialog dengan Warno dan berniat membeli kambing itu. ’’Berapa ini harganya saya beli,’’ ujarnya.


Setelah inspeksi, Saiful menyatakan bahwa Sidoarjo siap menyambut Idul Adha. Pemkab akan mengecek seluruh hewan kurban di kota delta. ’’Hewan harus sehat, tidak boleh ada yang sakit,’’ ucapnya. Dia menuturkan, dinas pangan dan pertanian siap menerjunkan 200 dokter hewan.


Tenaga tersebut akan disebar ke 18 kecamatan. Setiap penjual hewan ternak akan diperiksa.
Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Handajani menyatakan, mayoritas hewan kurban di Sidoarjo berasal dari dua kota. Yakni, Probolinggo dan Bojonegoro. Untuk masuk ke Sidoarjo, peternak harus memastikan dulu mendapatkan izin dari instansinya. ’’Harus izin dan kami cek kesehatannya,’’ jelasnya.


Kepala Bidang Peternakan Dinas Pangan dan Pertanian Bambang Erwanto mengungkapkan bahwa hewan kurban harus sehat. Dia mengatakan, antraks adalah penyakit pada ternak yang patut diwaspadai. ’’Sangat berbahaya bagi kesehatan,’’ tuturnya.


Untuk itu, pihaknya akan menggelar sidak pada H-7. Seluruh hewan ternak akan diperiksa. ’’Harapannya, tidak ada temuan hewan yang sakit,’’ katanya.

Editor: Suryo Eko Prasetyo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore