
Warga Surabaya terlihat sedang menyeberang di PCTL di jalan Tunjungan.
JawaPos.com - Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya berencana menambah jumlah Pedestrian Crossing Traffic Light (PCTL) ‘bernyanyi’ di kawasan jalan Tunjungan.
Suara lagu daerah khas Surabaya dan imbauan lalu lintas tersebut akan dipasang di dalam pengeras suara PCTL di Jalan Genteng Kali dan Jalan Gemblongan.
Kepala Dinas Perhubungan Surabaya Irvan Wahyu mengatakan, selain di dua titik tersebut, PCTL ‘bernyanyi’ juga akan terpasang di sejumlah tempat yang mengarah ke jalan Tunjungan.
Pertimbangan pemasangannya didasarkan pada jarak badan jalan yang harus selebar lebih dari 5 meter. Kemudian, kondisi dan lebar trotoar juga akan jadi pertimbangan. Termasuk faktor lokasi persimpangan jalan yang sering jadi pusat keramaian. Misalnya, PCTL di depan taman Bungkul.
"Ya masak di pinggiran, jalan lokal. Ya, ngapain pakai lagu rek ayo rek. Lha wong jaraknya cuman lima meter," kata Irvan sewaktu dihubungi JawaPos.com, Minggu (18/2).
Soal lagunya, Irvan mengatakan akan menggunakan lebih dari satu lagu daerah. Pertimbangannya, menghindari efek bosan. Terutama, pengguna jalan yang kerap jengkel karena menunggu orang yang sedang menyeberang.
Namun, Irvan belum dapat mengkorfirmasi berapa dan kapan PCTL lainnya yang akan dilengkapi fitur tersebut. Dia mengaku masih melakukan evaluasi yang didasarkan dari respon masyarakat.
Jika responnya bagus, Irvan mengatakan akan memasang fitur tersebut di tiap PCTL. Hanya, pemasangan imbauan dan lagu tidak akan dilakukan di PCTL dekat sekolah dan rumah sakit.
Alasannya, suara imbauan dan lagu tersebut dapat menggangu pasien atau siswa saat jam pelajaran. Saat ini, PCTL ‘bernyanyi’ tersebut baru terpasang di satu titik di sepanjang jalan Tunjungan. Lokasi tepatnya, satu PCTL sebelum hotel Majapahit.
Sementara, dari data per 2017, sekira 159 PCTL di seluruh Surabaya yang dianggap layak dipasang fitur tersebut. Angka tersebut belum termasuk rencana penambahan 29 PCTL di kawasan padat kendaraan.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
