
Dokter Kecantikan Annisa Anjani Ramadhan menggunakan masker, pelindung wajah serta APD saat melakukan perawatan kulit wajah di RSIA Tambak, Jakarta Pusat, Sabtu (31/10/2020). Perawatan wajah dengan protokol kesehatan menjadi prioritas klinik kecantikan g
JawaPos.com - Skincare atau produk perawatan kecantikan saat ini merupakan kebutuhan bagi siapapun. Paparan polusi dan radikal bebas membuat kulit membutuhkan perlindungan. Sayangnya, sebagian orang masih bingung saat memakai skincare. Mana dulu yang harus dipakai?
Sebut saja, rangkaian produk perawatan misalnya dimulai dari membersihkan wajah, memakai essence, serum, krim, hingga tabir surya. Mana yang lebih dulu?
Menurut Dokter Estetik dr. Stiven Eli selaku Managing Director of Derma Express, perawatan kulit dan wajah tak terikat dengan tren. Pasalnya, kebutuhan setiap orang berbeda.
"Enggak ada hubungannya tren dengan kebutuhan manusia. Sebanyak 100 orang pasien bisa 100 varian kasus Tren enggak bisa relevan," kata dr. Stiven di Cipete, Jakarta, baru-baru ini.
Ia mencontohkan berbagai perawatan yang diminati misalnya treatment facial, mesoline, laser, rejuvenation, botox, filler dan threadlift dengan menggunakan benang perfect lift. Tujuannya mengencangkan kulit kendur dan meremajakan kulit serta merangsang produksi kolagen dengan daya tahan hingga 2 tahun dan tanpa rasa sakit.
"Saat ini, tidak dapat dipungkiri penampilan menjadi hal pertama yang diperhatikan oleh orang-orang karena penampilan merupakan salah satu daya tarik seseorang," katanya.
Selain perawatan dengan teknologi, penggunaan skincare juga menjadi andalan. Lalu apa saja yang harus dipakai lebih dulu?
"Sebetulnya hal itu bukan soal rangkaiannya mana yang dipakai lebih dulu. Akan tetapi cek kandungan skincare itu terlebih dahulu. Misalnya, saat bingung memilih pakai serum, krim, atau essence, cek kandungannya," jelas dr. Stiven.
"Jika kandungannya sama saja, buat apa double double pakai ketiganya? Cukup salah satu saja, serum saja, atau krim saja, atau essence saja. Cukup, simple," jelasnya.
Ia mencontohkan seseorang yang suka dengan tekstur skincare yang lebih encer, maka bisa memilih serum atau essence. Namun jika mereka suka dengan tekstur yang padat, krim dapat menjadi pilihan.
"Misalnya NCTF Serum fungsinya untuk melembapkan, mengencangkan, mengurangi dark circle, mengurangi keriput halus," ujarnya.
2 Jenis Skincare Paling Penting
Paling penting adalah facial wash atau sabun pembersih wajah dan juga tabir surya atau sunscreen. Sebab kedua hal itu menjadi dasar untuk perlindungan kulit wajah.
"Akan tetapi saat membersihkan wajah, jangan sampai terlalu kesat dan bersih ya, karena wajah juga harus dijaga kelembabannya. Dan ada pula facial wash yang seolah bikin kulit sampai kencang ketarik saking kesatnya. Saya sarankan pilih skincare yang tidak membuat wajah sampai ketarik. Dan cuci wajah jangan sampai terlalu sering," tuturnya.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
