Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 3 September 2026 | 20.12 WIB

Tak Perlu Hidup Sempurna, 8 Langkah Ini Bisa Membantu Anda Merasa Lebih Bahagia

Ilustrasi melakukan hal yang bisa membuatmu bahagia (freepik) - Image

Ilustrasi melakukan hal yang bisa membuatmu bahagia (freepik)

JawaPos.com – Banyak orang menganggap kebahagiaan akan datang ketika hidup sudah mencapai kondisi yang ideal. Padahal, kehidupan tidak selalu berjalan sesuai harapan. Ada keberhasilan, kegagalan, kekurangan, hingga berbagai hal yang berada di luar kendali.

Karena itu, merasa bahagia tidak selalu berarti memiliki kehidupan tanpa masalah. Salah satu fondasi yang dapat membantu seseorang menjalani hidup dengan lebih tenang adalah kemampuan menerima dirinya sendiri, termasuk kelebihan maupun kekurangannya.

Penerimaan diri atau self-acceptance membuat seseorang tidak terus-menerus berperang dengan dirinya sendiri. Alih-alih memaksakan diri menjadi sempurna, seseorang dapat belajar memahami siapa dirinya dan menghargai proses yang sedang dijalani.

Dikutip dari Geediting, terdapat sejumlah langkah yang dapat dilakukan untuk membangun penerimaan diri sekaligus menciptakan kehidupan yang lebih damai dan bahagia.

1. Berdamai dengan Kekurangan

Tidak ada manusia yang sepenuhnya sempurna. Setiap orang memiliki kelemahan, kebiasaan, kesalahan, atau bagian dari dirinya yang mungkin tidak disukai.

Daripada terus berusaha menyembunyikan semua kekurangan tersebut, cobalah melihatnya sebagai bagian dari perjalanan hidup. Menerima kekurangan bukan berarti berhenti berkembang, melainkan menyadari bahwa seseorang tetap berharga meskipun masih memiliki hal-hal yang perlu diperbaiki.

Dengan cara pandang tersebut, tekanan untuk selalu tampil sempurna dapat perlahan berkurang.

2. Jadikan Masa Lalu sebagai Pelajaran

Kesalahan dan keputusan yang kurang tepat merupakan bagian dari pengalaman hidup. Namun, terus-menerus menyalahkan diri sendiri atas kejadian yang sudah berlalu hanya akan membuat seseorang sulit menikmati kehidupan saat ini.

Masa lalu memang tidak bisa diubah, tetapi pelajaran yang diperoleh darinya dapat digunakan untuk menentukan langkah berikutnya.

Daripada terjebak dalam penyesalan, cobalah memahami apa yang bisa dipelajari dari pengalaman tersebut. Kesalahan tidak harus menjadi identitas seseorang selamanya.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore