Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 24 Juli 2026 | 23.19 WIB

Refleksi Hari Kebaya Nasional, Simbol Modernisasi yang Perlu Terus Berevolusi dengan Zaman

Kebaya tradisional pun tampil menawan di tengah suasana maskulin dan minimalis.


JawaPos.com 
- Kebaya telah mengalami modernisasi sejak awal kemunculannya. Setelah melalui berbagai era, kebaya kini semakin populer dengan berbagai model yang beragam dan menyesuaikan dengan mode sehari-hari. Tak hanya lagi untuk seremonial belaka.

Desainer busana, Lenny Agustin mengatakan bahwa sejak awal kemunculannya pada abad ke-15, kebaya adalah simbol modernisasi di Indonesia.

"Karena munculnya kebaya adalah sejalan dengan pengaruh perdagangan global yang ramai masuk ke Nusantara di abad ke 15," katanya saat dihubungi JawaPos.com, Jumat (24/7).

Lenny menjelaskan, anggapan bahwa kebaya harus selalu mengikuti pakem tertentu perlu ditempatkan sesuai konteksnya. Menurutnya, aturan tersebut lebih relevan untuk kebaya tradisional yang digunakan dalam acara budaya, kegiatan formal, maupun acara kenegaraan.

Sementara itu, jika diterapkan secara kaku dalam kehidupan sehari-hari, pakem tersebut dinilai kurang sesuai dengan kebutuhan masyarakat modern yang mengutamakan kepraktisan.

"Selain itu, dalam sejarahnya, kebaya memiliki nilai-nilai yang berubah sesuai dengan dinamika zaman," jelasnya.

Kebaya Perlu Beradaptasi agar Tetap Relevan

Menurut Lenny, apabila kebaya ingin kembali menjadi bagian dari gaya berpakaian masyarakat sehari-hari, maka busana tersebut harus terus beradaptasi tanpa kehilangan identitasnya.

Ia menilai evolusi dapat dilakukan melalui berbagai aspek, mulai dari model, material, hingga cara memadukan kebaya dengan busana lain yang lebih kasual.

"Ya tentu saja, jika ingin kebaya kembali dipakai dalam keseharian, kebaya perlu berevolusi dalam cara memakai, bahan, serta padu padannya," tegasnya.

Lenny menambahkan, saat ini kebaya sudah sangat fleksibel untuk dipadukan dengan berbagai item fesyen modern sehingga tidak lagi terbatas digunakan bersama kain tradisional.

"Kebaya dalam keseharian bisa dipadukan dengan berbagai fashion items lainnya," katanya.

Ajak Perempuan Indonesia Miliki Setidaknya Satu Kebaya

Di momen Hari Kebaya Nasional, Lenny juga mengajak perempuan Indonesia untuk mulai kembali mengenal dan memiliki kebaya. Menurutnya, langkah sederhana seperti memiliki setidaknya satu kebaya di lemari sudah menjadi bentuk apresiasi terhadap warisan budaya bangsa.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore