
Ilustrasi seseorang yang mendengarkan musik/freepik
JawaPos.com – Banyak orang tanpa sadar berisiko mengalami gangguan pendengaran permanen akibat kebiasaan mendengarkan musik dengan volume tinggi melalui earphone.
Meski musik memberikan hiburan yang menyenangkan, penting untuk memahami dampak jangka panjang dari paparan suara keras terhadap kesehatan telinga.
Risiko yang sebenarnya tidak hanya terletak pada tingkat volume, tetapi juga pada durasi serta frekuensi paparan suara yang terus-menerus.
Baca Juga:Sulit Lepas dari Kebiasaan Buruk? Coba 11 Cara Ini, Terbukti Efektif Menurut Ahli dan Penelitian
Yang perlu diwaspadai, gangguan pendengaran akibat suara keras sering kali bersifat permanen dan gejalanya tidak langsung terasa, sehingga banyak orang tidak menyadari kerusakan yang terjadi.
Tanpa disadari, kebiasaan ini terus dilakukan hingga menimbulkan dampak yang lebih serius di kemudian hari.
Mengutip English Jagran, berikut empat efek buruk yang dapat ditimbulkan oleh kebiasaan mendengarkan musik dengan volume tinggi.
1. Kerusakan Sel Telinga
Semakin keras musik dan semakin lama paparannya, semakin besar risiko kerusakan sel-sel rambut.
Meskipun kerusakannya mungkin tidak langsung terlihat, paparan volume tinggi yang berulang mempercepat penurunan fungsi telinga, yang mengakibatkan gangguan pendengaran permanen.
2. Gangguan Pendengaran

Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Iran Ubah Strategi Perang, Teheran Kini Sengaja Paksa AS Masuk ke Konflik Lebih Besar
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Staf KPK dari Kepolisian Jadi tersangka Kasus Pemalang, Diduga Peras Bupati Anom
10 Ribu Massa PSHT Gelar Aksi di Surabaya Imbas Konflik DC dan Petugas Valet
