Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 24 Oktober 2025 | 14.17 WIB

Orang yang Tidak Memiliki Teman Dekat, Biasanya Menyimpan 8 Kepribadian Ini dalam Diri Mereka Menurut Psikologi

Ilustrasi kepribadian orang yang tidak memiliki teman dekat. (Freepik) - Image

Ilustrasi kepribadian orang yang tidak memiliki teman dekat. (Freepik)

JawaPos.com - Menjelajahi dunia yang kompleks ini memang sulit, bukan? Akan lebih sulit lagi jika kita tidak memiliki jaringan teman dekat yang dapat diandalkan.

Anda mungkin berpikir Anda sudah mengetahui segalanya, sampai kebanyakan kita sadar bahwa kita diam-diam berjuang melawan delapan pertempuran berbeda setiap hari.

Dilansir dari Geediting, orang berpikir bahwa kita yang hampir tidak punya teman dekat sama sekali baik-baik saja. 

Mereka pikir kita suka begini, dan memang begitulah cara kita bertindak. Terkadang, kita dianggap lebih suka sendiri daripada orang lain, bahwa menyendiri adalah pilihan kita.

Namun, di balik permukaan yang tampak tenang itu, ada pertempuran yang amat sangat nyata. 

Layaknya air yang mengalir tanpa suara di bawah permukaan es, perjuangan kita mungkin tidak terlalu kentara, tetapi tetap ada.

1. Mencoba Menyesuaikan Diri

Rasanya seperti mencoba memasukkan pasak bundar ke dalam lubang persegi. Ini seperti ketika hampir tidak punya teman dekat, salah satu pertempuran paling melelahkan adalah upaya terus-menerus untuk berbaur.

Memulai percakapan santai atau berbasa-basi memang tidak mudah. Percayalah, lebih sulit lagi ketika percakapan mulai mengalir deras.

Namun kita merasa seperti di tengah-tengah kebuntuan, tidak tahu bagaimana caranya berpartisipasi atau berkontribusi.

Menyesuaikan diri terasa seperti tugas berat, perjuangan tanpa henti untuk menjadi normal dan membuat diri dipahami tanpa memiliki lingkaran terdekat yang mendukung.

Seperti menimbang setiap kata sebelum diucapkan, mengukur setiap tindakan sebelum dilakukan, takut mengatakan sesuatu yang salah atau bertindak di luar batas.

2. Kesepian

Bukan kesendirian yang membuat kita takut, melainkan rasa kesepian yang menggerogoti, ketakutan bahwa tak seorangpun akan mengerti atau mendengarkan yang mendorong kita untuk berjuang. 

Rasanya seperti terus-menerus didatangi tamu tak diundang, diam-diam menggerogoti kesehatan emosional kita.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore