
Ilustrasi seorang anak muda sedang melihat peta kertas. (Freepik)
JawaPos.com - Setiap generasi memiliki perangkat keterampilan dan prioritas yang berbeda, menciptakan kesenjangan antara nilai-nilai masa lalu dan masa kini. Generasi Z yang tumbuh sepenuhnya di era digital cenderung mengabaikan praktik-praktik yang sangat dijunjung tinggi generasi sebelumnya. Perubahan ini mencerminkan adaptasi terhadap perkembangan teknologi yang sangat pesat.
Melansir dari Geediting.com Rabu (8/10), beberapa kebiasaan lama kini mulai ditinggalkan. Generasi tua memandang beberapa keterampilan ini sebagai keharusan untuk bertahan hidup. Mari kita telaah lebih jauh delapan hal yang kini mulai terabaikan tersebut.
1. Penulisan Tangan (Handwriting)
Keterampilan menulis tangan yang rapi dan cepat kini sering kali diabaikan oleh banyak anak muda. Mereka lebih sering menggunakan papan ketik digital untuk hampir semua bentuk komunikasi. Generasi tua menganggap tulisan tangan sebagai keterampilan penting untuk komunikasi profesional dan pribadi.
2. Keterampilan Mengemudi Manual
Banyak anggota Generasi Z tidak menganggap penting untuk belajar mengemudi mobil manual. Mereka lebih memilih transmisi otomatis atau sama sekali tidak menyetir. Generasi tua menganggap kemampuan mengemudi manual sebagai keterampilan hidup universal.
3. Berbicara Melalui Telepon
Panggilan telepon langsung sering dihindari oleh generasi muda saat ini, digantikan oleh pesan teks atau surel. Mereka cenderung merasa cemas saat harus melakukan komunikasi suara. Generasi tua melihat pembicaraan telepon sebagai cara tercepat menjalin koneksi personal.
4. Menghafal Nomor Telepon
Ketergantungan penuh pada kontak digital menyebabkan kemampuan menghafal nomor telepon menjadi hilang. Ponsel pintar menyimpan semua data kontak yang diperlukan. Generasi sebelumnya menganggap menghafal nomor penting adalah keharusan.
5. Penghematan dan Penanganan Uang Tunai
Dengan dominasi pembayaran digital, penggunaan uang tunai semakin berkurang dalam kehidupan sehari-hari Generasi Z. Mereka cenderung kurang terampil dalam menghitung atau menangani transaksi berbasis uang fisik. Generasi tua selalu menganggap penting untuk memiliki uang tunai di tangan.
6. Pembacaan Berita Cetak
Koran atau majalah fisik sudah jarang sekali diakses oleh generasi muda. Mereka mengandalkan sumber berita daring dan media sosial yang bergerak cepat. Generasi tua menganggap membaca berita cetak sebagai sumber informasi yang tepercaya.
7. Penggunaan Peta Kertas dan Petunjuk Arah
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Al-Hilal vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: The Blue Waves Amankan 3 Poin di Kandang!
Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Profil Matheus Lagoa! Legenda dan Kapten Anapolis, Puzzle Terakhir Persebaya Surabaya
Prediksi Skor West Ham vs Wolverhampton, Kemenangan Perdana atau Lanjutkan Tren Positif
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
Breaking News! Persebaya Surabaya Rekrut Kapten Anapolis FC Matheus Lagoa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
