
Banyak orang bertanya-tanya kenapa hidup terasa berat dan rezeki seret meski sudah bekerja keras. Foto: Freepik
JawaPos.com-Rumah bukan sekadar bangunan tempat berteduh. Dalam tradisi Jawa maupun Feng Shui Tiongkok, rumah dianggap sebagai pusat energi kehidupan. Dari sinilah kita beristirahat, merencanakan masa depan, dan membangun suasana hati.
Jika energi di rumah baik, hidup pun terasa ringan. Pikiran jernih, hati tenang, kerja lebih semangat, sehingga rezeki mengalir lancar.
Sebaliknya, jika energi rumah “terganggu”, maka bisa timbul rasa berat, malas, sumpek, bahkan rezeki seret.
Filosofi ini ternyata masuk akal jika ditelaah dengan logika modern. Lingkungan yang berantakan, penuh benda rusak, atau suasana yang tidak nyaman memang memengaruhi psikologi penghuni rumah. Psikologi yang terganggu otomatis berdampak pada produktivitas, dan akhirnya berhubungan dengan rezeki.
Dilansir dari kanal Rezeki dan Hoki, mari kita kupas satu per satu tiga benda yang diyakini sebagai penghambat energi rezeki menurut tradisi Jawa dan Feng Shui, lengkap dengan penjelasan ilmiah dan solusi praktis.
Di banyak rumah, sering ada tumpukan barang rusak yang masih disimpan: televisi mati, kipas angin rusak, kursi patah, piring pecah, hingga elektronik lama yang tidak bisa digunakan lagi.
Barang rusak dianggap menyimpan energi negatif.
Ia tidak lagi berfungsi sebagaimana mestinya, sehingga keberadaannya hanya menjadi “beban energi”.
Semakin lama disimpan, semakin kuat energi stagnan yang memengaruhi aliran rezeki.
Barang rusak membuat rumah terlihat penuh, sumpek, dan berantakan.
Saat melihat tumpukan tersebut, otak bawah sadar kita merasa terbebani.
Hal ini bisa menimbulkan stres, rasa malas, dan menurunkan semangat kerja.
Pikiran yang sumpek → produktivitas menurun.
Produktivitas rendah → kesempatan rezeki berkurang.
Perbaiki barang rusak yang masih bisa digunakan.
Jika tidak bisa, buang atau daur ulang.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
