
Ilustrasi media sosial
JawaPos.com - Di dunia dengan kemajuan teknologi sekarang ini, hampir semua orang memiliki media sosial di genggaman mereka. Baik itu Instagram, Tiktok, Twitter, dan masih banyak lagi.
Memiliki media sosial memiliki banyak keuntungan dan juga manfaat yang bisa didapatkan. Mulai dari menjadi mata pencaharian, hiburan di kala senggang, dan paling utama adalah komunikasi dengan orang lain.
Apabila kamu familiar dengan media sosial, kamu tentu paham bagaimana media sosial jadi pelarian yang menyenangkan bagi sebagian orang. Melihat grup idola kesukaan, mendapatkan informasi penting, sampai belajar banyak hal.
Akan tetapi, media sosial tidak hanya berisi hal yang baik-baik saja. Tentunya, ada beberapa hal yang perlu kamu pahami soal sisi buruk dari media sosial.
Ada beberapa hal buruk dari media sosial yang bisa mempengaruhi kesehatan mental seseorang. Dikutip dari Tech Target dan Butler Hospital, berikut ini merupakan 7 sisi buruk dari media sosial dari segi kesehatan mental:
1. Gangguan Kecemasan
Sisi buruk pertama yang baik muncul dari media sosial untuk kesehatan mental adalah gangguan kecemasan. Ada banyak perputaran informasi baik itu positif, negatif, fakta maupun hoax yang dengan cepat diperbarui di media sosial.
Hal ini bisa menciptakan kecemasan bagi orang yang terpapar begitu banyak berita negatif, gambar yang memicu trauma seseorang, dan hoax yang berbahaya. Hal-hal tersebut bisa membuat seseorang tenggelam dalam kecemasan, bahkan sampai depresi jika terpapar terlalu banyak.
2. Risiko Cyberbullying
SIsi buruk kedua yang biasa muncul dari media sosial untuk kesehatan mental adalah risiko cyberbullying. Ketika kamu bermain medsos, tidak menutup kemungkinan kamu akan jadi korban cyberbully atau bahkan menjadi pelaku.
Hal ini bisa mengikis dan menghancurkan mental seseorang akibat serangan secara online. Terutama bullying yang dilakukan tidak hanya oleh satu orang, serangan dari dunia maya tidak kalah berbahaya dari serangan fisik seseorang.
3. FOMO Atas Segala Sesuatu
Sisi buruk ketiga dari media sosial dari segi kesehatan mental adalah FOMO atas segala sesuatu. FOMO adalah Fear of Missing Out, dimana seseorang akan tidak mau tertinggal tren apapun di media sosial.
Hal ini bisa menciptakan kecemasan tertentu dan perasaan negatif ketika mereka tidak berhasil mengikuti tren atau hal baru tersebut. Hal ini bisa mengubah sepenuhnya persepsi diri mereka dna bahkan menghapus jati diri mereka sendiri.
4. Perspektif Fisik Berubah

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
