
Ilustrasi tidur. (Freepik)
JawaPos.com - Dalam menghadapi beratnya kehidupan, setiap orang memiliki cara tersendiri untuk menghadapinya. Satu di antara cara yang mungkin tampak sederhana namun perlu diwaspadai adalah menjadikan tidur sebagai pelarian. Psikologi mengungkapkan bahwa perilaku ini memiliki ciri-ciri tertentu yang patut kita kenali.
Dikutip dari geediting.com pada Rabu (26/3), berikut adalah tujuh tanda yang menunjukkan seseorang menggunakan tidur sebagai cara untuk melarikan diri dari masalah menurut psikologi.
1. Sulit Terjaga di Siang Hari
Meskipun sudah tidur cukup di malam hari, orang yang menjadikan tidur sebagai pelarian sering kali merasa lelah dan sulit untuk tetap terjaga di siang hari. Rasa kantuk ini bisa datang kapan saja, bahkan saat sedang melakukan aktivitas penting. Kondisi ini tentu dapat mengganggu produktivitas dan kualitas hidup secara keseluruhan.
Mereka mungkin terlihat lesu dan kurang bersemangat dalam menjalani hari-hari mereka. Kesulitan untuk fokus dan konsentrasi juga menjadi dampak umum dari kurangnya kesegaran di siang hari.
2. Tidur Berlebihan di Akhir Pekan
Saat hari libur tiba, banyak orang memanfaatkan waktu untuk beristirahat dan memulihkan tenaga. Namun, bagi mereka yang menjadikan tidur sebagai pelarian, tidur di akhir pekan atau hari libur bisa menjadi berlebihan. Mereka mungkin menghabiskan sebagian besar waktu luang mereka untuk tidur.
Tidur yang terlalu lama ini sering kali bukan karena kebutuhan fisik semata, melainkan sebagai cara untuk menghindari masalah atau emosi negatif yang sedang mereka rasakan. Mereka mungkin merasa lebih aman dan nyaman saat tertidur.
3. Terlalu Sering Tidur Siang
Tidur siang memang bisa memberikan kesegaran sesaat. Akan tetapi, bagi sebagian orang, tidur siang bisa menjadi kebiasaan yang berlebihan. Mereka mungkin sering kali mencari kesempatan untuk tidur siang, bahkan jika sebenarnya tidak terlalu mengantuk.
Kebiasaan ini bisa menjadi indikasi bahwa mereka sedang berusaha melarikan diri dari sesuatu yang tidak menyenangkan. tidur siang yang terlalu sering dapat mengganggu pola tidur malam dan justru membuat tubuh terasa semakin lelah.
4. Sulit Bangun dari Tidur
Meskipun sudah tidur dalam waktu yang cukup lama, orang yang menjadikan tidur sebagai pelarian sering kali merasa sangat sulit untuk bangun di pagi hari. Mereka mungkin menekan tombol tunda alarm berkali-kali atau merasa sangat lelah meskipun sudah berjam-jam terlelap. Kondisi ini bisa membuat mereka terlambat untuk beraktivitas dan merasa frustrasi.
Rasa berat untuk bangun ini bukan hanya sekadar malas, tetapi bisa menjadi tanda adanya masalah emosional yang sedang mereka hindari. Mereka mungkin merasa lebih baik untuk tetap berada di alam mimpi daripada menghadapi kenyataan.
5. Merasa Tidak Segar setelah Tidur

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
