Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 19 Februari 2025 | 18.32 WIB

Hati-hati! 5 Kebiasaan Buruk yang Diam-diam Menghancurkan Fokus dan Konsentrasimu Sehari-hari

Ilustrasi 5 kebiasaan buruk yang menghancurkan fokus dan konsentrasi (freepik) - Image

Ilustrasi 5 kebiasaan buruk yang menghancurkan fokus dan konsentrasi (freepik)

JawaPos.com - Fokus dan konsentrasi adalah kunci utama untuk menyelesaikan tugas dengan maksimal. Namun, tanpa disadari, ada kebiasaan buruk yang diam-diam menghancurkan fokus dan konsentrasimu sehari-hari.

Jika dibiarkan, hal ini dapat membuat produktivitas menurun dan pekerjaan terasa lebih berat. Maka dari itu, penting untuk mengenali kebiasaan buruk tersebut agar bisa menghindarinya dan tetap fokus dalam menjalani aktivitas harian.

Menurut Marissa Levin, Co-founder of Successful Culture International, iklim politik saat ini sangat memengaruhi fokus dan produktivitas karyawan. Bahkan, rata-rata karyawan menghabiskan sekitar dua jam sehari untuk membaca 14-21 unggahan politik di media sosial.

"Penelitian dari Harvard Business Review menyimpulkan bahwa gangguan digital dan pertemuan yang tidak produktif sangat mengganggu perhatian kita di tempat kerja," jelas Marissa yang dikutip dari Inc., Rabu (19/2).

Oleh karena itu, kita harus lebih sadar dalam mengatur waktu dan mengarahkan energi pada hal-hal yang benar-benar penting. Lantas, apa saja kebiasaan buruk yang diam-diam menghancurkan fokus dan konsentrasi? Marissa membaginya dalam 5 hal berikut.

1. Kurang Minum Air

Dehidrasi menjadi salah satu penyebab utama menurunnya fokus dan konsentrasi. Kekurangan cairan dapat menyebabkan tubuh terasa lemas, sakit kepala, dan ketidakseimbangan hormon. Jika tubuh kekurangan cairan, otak tidak dapat bekerja dengan optimal sehingga fokus dan konsentrasi akan terganggu.

Marissa menjelaskan bahwa tubuh manusia membutuhkan asupan cairan sebanyak 50-75% dari berat badan dalam satuan ons, tergantung pada kondisi cuaca dan tingkat aktivitas. Jika kamu tinggal di daerah panas atau memiliki aktivitas tinggi, kebutuhan air akan lebih banyak.

Sebuah studi membuktikan bahwa dehidrasi ringan saja sudah cukup untuk menurunkan daya ingat dan kinerja otak. Hal ini menunjukkan bahwa air memiliki peran besar dalam menjaga fokus dan konsentrasi agar tetap optimal.

Jika kamu sering merasa sulit fokus saat bekerja atau belajar, coba periksa kembali asupan cairanmu. Pastikan kamu minum cukup air setiap hari agar tetap terhidrasi dan tidak mengalami gangguan konsentrasi.

Kebiasaan buruk kurang minum air ini sering kali dianggap sepele, padahal dampaknya sangat besar. Jika ingin menjaga fokus dan konsentrasimu tetap maksimal, mulailah dengan membiasakan diri untuk minum air dalam jumlah yang cukup.

2. Kurang Tidur

Tidur yang cukup sangat berpengaruh terhadap fokus dan konsentrasi. Jika kualitas tidur buruk, otak tidak mendapatkan waktu yang cukup untuk beristirahat, sehingga sulit untuk berkonsentrasi dalam waktu lama. Kurang tidur juga dapat menyebabkan gangguan daya ingat dan sulit berpikir jernih.

Menurut penelitian, kurang tidur bisa membuat otak kehilangan kemampuan untuk menyimpan dan mengolah informasi dengan baik. Hal ini menyebabkan seseorang mudah lupa dan mengalami kesulitan dalam menyelesaikan tugas.

Fokus yang berkurang akibat kurang tidur dapat memengaruhi produktivitas. Orang yang tidak mendapatkan tidur cukup cenderung lebih mudah terdistraksi oleh hal-hal kecil di sekitarnya, sehingga pekerjaan yang seharusnya selesai dengan cepat malah tertunda.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore