
Ilustrasi seseorang yang playing victim
JawaPos.com - Mengambil tanggung jawab atas kesalahan sendiri memang tidak selalu mudah. Namun, ada sebagian orang yang bukan hanya menghindarinya, tapi juga terus-menerus menyalahkan orang lain. Mereka selalu punya alasan, selalu merasa menjadi korban, dan hampir tidak pernah melakukan refleksi diri.
Orang-orang dengan victim mentality cenderung menganggap bahwa hidup tidak adil bagi mereka. Bukannya mencari solusi, mereka lebih sibuk mencari kambing hitam. Sikap seperti ini bukan hanya membuat hubungan sosial mereka sulit, tapi juga menghambat perkembangan pribadi mereka sendiri.
Dilansir dari laman Blog Herald pada Minggu (10/2) jika di sekitar Anda ada seseorang yang seperti ini, coba perhatikan beberapa ciri kepribadian berikut ini.
1. Selalu Punya Alasan untuk Membenarkan Tindakan Mereka
Apa pun situasinya, mereka selalu punya alasan untuk menghindari tanggung jawab. Bisa jadi mereka merasa tidak diberi kesempatan, merasa orang lain tidak menjalankan tugasnya, atau bahkan menyalahkan keadaan.
Di awal, alasan-alasan mereka mungkin terdengar masuk akal. Namun, jika diperhatikan lebih jauh, ada satu pola yang selalu muncul: setiap masalah selalu berasal dari faktor eksternal, tidak pernah dari diri mereka sendiri.
2. Memutarbalikkan Fakta untuk Menjadikan Diri Mereka Sebagai Korban
Salah satu ciri utama victim mentality adalah kebiasaan mengubah narasi agar mereka selalu tampak sebagai pihak yang dirugikan. Mereka tidak hanya menghindari tanggung jawab, tetapi juga mencari cara agar orang lain terlihat sebagai penyebab masalah.
Orang yang suka menyalahkan cenderung memainkan peran korban dengan sangat baik. Apa pun keadaannya, mereka akan selalu punya cerita yang membuat mereka tampak seperti orang yang diperlakukan tidak adil.
3. Kesulitan Melakukan Refleksi Diri
Orang yang tidak bertanggung jawab biasanya jarang melakukan refleksi diri. Mereka tidak mau repot-repot bertanya, "Apakah saya bisa melakukan sesuatu dengan lebih baik?" atau "Apakah saya juga punya andil dalam masalah ini?"
Ketika seseorang enggan bercermin pada dirinya sendiri, mereka kehilangan kesempatan untuk tumbuh dan belajar dari kesalahan. Akibatnya, siklus menyalahkan orang lain terus berulang tanpa ada perubahan nyata dalam diri mereka.
4. Bersikap Defensif Ketika Ditegur
Mencoba mengajak mereka berdiskusi soal kesalahan mereka? Bersiaplah menghadapi respons yang defensif. Mereka mungkin akan menyangkal, membalas dengan serangan, atau bahkan mengalihkan topik.
Alih-alih menerima kritik dan mencoba memahami perspektif orang lain, mereka malah sibuk mencari celah untuk membela diri. Bagi mereka, mengakui kesalahan bukanlah pilihan, jadi mereka akan melakukan apa saja agar tidak terlihat bersalah.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
