Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 11 Februari 2025 | 03.09 WIB

Waspada Orang dengan Victim Mentality: Cek 8 Ciri Kepribadian Orang yang Suka Menyalahkan dan Tidak Bertanggung Jawab

Ilustrasi seseorang yang playing victim - Image

Ilustrasi seseorang yang playing victim

JawaPos.com - Mengambil tanggung jawab atas kesalahan sendiri memang tidak selalu mudah. Namun, ada sebagian orang yang bukan hanya menghindarinya, tapi juga terus-menerus menyalahkan orang lain. Mereka selalu punya alasan, selalu merasa menjadi korban, dan hampir tidak pernah melakukan refleksi diri.

Orang-orang dengan victim mentality cenderung menganggap bahwa hidup tidak adil bagi mereka. Bukannya mencari solusi, mereka lebih sibuk mencari kambing hitam. Sikap seperti ini bukan hanya membuat hubungan sosial mereka sulit, tapi juga menghambat perkembangan pribadi mereka sendiri.

Dilansir dari laman Blog Herald pada Minggu (10/2) jika di sekitar Anda ada seseorang yang seperti ini, coba perhatikan beberapa ciri kepribadian berikut ini.

1. Selalu Punya Alasan untuk Membenarkan Tindakan Mereka

Apa pun situasinya, mereka selalu punya alasan untuk menghindari tanggung jawab. Bisa jadi mereka merasa tidak diberi kesempatan, merasa orang lain tidak menjalankan tugasnya, atau bahkan menyalahkan keadaan.

Di awal, alasan-alasan mereka mungkin terdengar masuk akal. Namun, jika diperhatikan lebih jauh, ada satu pola yang selalu muncul: setiap masalah selalu berasal dari faktor eksternal, tidak pernah dari diri mereka sendiri.

2. Memutarbalikkan Fakta untuk Menjadikan Diri Mereka Sebagai Korban

Salah satu ciri utama victim mentality adalah kebiasaan mengubah narasi agar mereka selalu tampak sebagai pihak yang dirugikan. Mereka tidak hanya menghindari tanggung jawab, tetapi juga mencari cara agar orang lain terlihat sebagai penyebab masalah.

Orang yang suka menyalahkan cenderung memainkan peran korban dengan sangat baik. Apa pun keadaannya, mereka akan selalu punya cerita yang membuat mereka tampak seperti orang yang diperlakukan tidak adil.

3. Kesulitan Melakukan Refleksi Diri

Orang yang tidak bertanggung jawab biasanya jarang melakukan refleksi diri. Mereka tidak mau repot-repot bertanya, "Apakah saya bisa melakukan sesuatu dengan lebih baik?" atau "Apakah saya juga punya andil dalam masalah ini?"

Ketika seseorang enggan bercermin pada dirinya sendiri, mereka kehilangan kesempatan untuk tumbuh dan belajar dari kesalahan. Akibatnya, siklus menyalahkan orang lain terus berulang tanpa ada perubahan nyata dalam diri mereka.

4. Bersikap Defensif Ketika Ditegur

Mencoba mengajak mereka berdiskusi soal kesalahan mereka? Bersiaplah menghadapi respons yang defensif. Mereka mungkin akan menyangkal, membalas dengan serangan, atau bahkan mengalihkan topik.

Alih-alih menerima kritik dan mencoba memahami perspektif orang lain, mereka malah sibuk mencari celah untuk membela diri. Bagi mereka, mengakui kesalahan bukanlah pilihan, jadi mereka akan melakukan apa saja agar tidak terlihat bersalah.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore