
Ilustrasi pusar seseorang. (freepik)
JawaPos.com - Pusar, lekukan kecil di perut kita, terkadang terlewatkan dalam kehidupan sehari-hari.
Area cekungan kecil di perut tersebut rentan sebagai tempat menumpuknya kotoran, keringat dan sel kulit mati.
Jika dibiarkan, pusar bisa menjadi sarang bakteri dan jamur, menimbulkan bau tidak sedap, bahkan infeksi.
Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara membersihkan pusar dengan benar agar tetap sehat dan terhindar dari masalah kesehatan.
Mengapa Pusar Bisa Bau dan Menjadi Sarang Bakteri?
Melansir dari Hello Sehat, pusar, baik yang berbentuk ke dalam atau keluar, memiliki struktur untuk menampung kotoran.
Maka perlu dipahami beberapa faktor yang menyebabkan pusar bau dan berpotensi menjadi sarang bakteri, antaranya:
Penumpukan Kotoran: Debu, serat pakaian, dan kotoran lainnya mudah terperangkap di dalam pusar.
Keringat: Kelenjar keringat dan minyak di sekitar perut menghasilkan cairan yang dapat menumpuk di pusar.
Sel Kulit Mati: Proses regenerasi kulit menghasilkan sel-sel mati yang jika tidak dibersihkan akan menumpuk di pusar.
Jarang Dibersihkan: Karena jarang membersihkan pusar, maka bakteri dan jamur dapat berkembang biak.
Panduan untuk Membersihkan Pusar
Melansir dari Antara, Pakar Dermatologi, Gretchen Frieling menyarankan untuk membersihkan kotoran di pusar dengan hati-hati.
Pasalnya, iritasi atau pengorekan berlebihan yang melukai atau mengikis kulit, apalagi sampai berdarah, dapat meningkatkan risiko infeksi.
Untuk itu, hindari mengorek pusar dengan kasar. Namun, pada dasarnya kita tidak perlu berusaha membuat pusar benar-benar steril atau bebas bakteri, karena bakteri di pusar adalah hal yang normal.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
