Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 10 November 2024 | 00.49 WIB

Ingin Tetap Gesit di Usia Lanjut? Yuk Cegah Penyakit Stroke Sejak Dini dengan 7 Cara Ini!

Cara mencegah stroke. (Freepik) - Image

Cara mencegah stroke. (Freepik)

JawaPos.com – Stroke merupakan salah satu penyakit yang sangat umum terjadi di Indonesia, dengan jumlah kasus lebih dari 150 ribu kasus per tahun.

Stroke adalah kondisi medis yang terjadi ketika pasokan darah ke otak terganggu, baik karena pembuluh darah yang pecah (stroke hemoragik) atau tersumbat (stroke iskemik).

Kekurangan oksigen dan nutrisi di otak dapat menyebabkan kerusakan permanen pada sel-sel otak, mempengaruhi kemampuan tubuh untuk bergerak, berbicara, atau bahkan memori.

Oleh karena itu, orang yang terkena stroke biasanya sulit bergerak, berbicara, bahkan mengingat sesuatu.

Penting untuk mencegah penyakit ini sejak dini dengan menjaga pola hidup sehat. Berikut ini beberapa cara mencegah stroke, dilansir dari laman Health Harvard pada (9/11).

  1. Kurangi konsumsi alkohol

Minum alkohol lebih dari dua gelas per hari dapat meningkatkan risiko terkena stroke.

  1. Mengobati diabetes

Memiliki gula darah tinggi dapat merusak pembuluh darah sehingga gumpalan darah lebih mudah terbentuk. Jadi, periksa kadar gula darah secara rutin.

Lakukan diet, olahraga, dan konsumsi obat-obatan yang tepat untuk menjaga kadar gula darah tetap terkontrol.

  1. Berhenti merokok

Merokok mempercepat pembentukan gumpalan darah dalam berbagai cara, salah satunya dengan mengentalkan darah dan meningkatkan jumlah penumpukan plak di arteri.

Selain diet sehat dan olahraga teratur, berhenti merokok adalah salah satu perubahan gaya hidup yang paling ampuh yang akan membantu mengurangi risiko stroke.

  1. Menurunkan tekanan darah

Tekanan darah tinggi merupakan penyebab terbesar terjadinya stroke pada pria dan wanita.

Jadi, cobalah untuk mengurangi garam dalam makanan hingga tidak lebih dari 1.500 miligram sehari (sekitar setengah sendok teh) untuk mencegah darah tinggi.

Selain itu, Anda juga perlu menghindari makanan berkolesterol tinggi, seperti burger, keju, dan es krim.

  1. Menurunkan berat badan

Obesitas, serta komplikasi yang terkait dengan kelebihan berat badan seperti tekanan darah tinggi dan diabetes, dapat meningkatkan risiko terkena stroke.

Jika Anda kelebihan berat badan, menurunkan berat badan sebanyak 10 kilogram saja bisa berdampak nyata pada risiko stroke.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore