
Ilustrasi kebiasaan buruk menghamba kebiasaan baik. (pixabay.com)
JawaPos.com–Untuk meningkatkan pola hidup dan kebiasaan yang baik, perlu meninggalkan kebiasaan buruk. Tapi, alih-alih membangun kebiasaan baik, kebiasaan buruk yang terus dilakukan untuk waktu yang lama membuat kebiasaan itu menjadi sulit dihilangkan.
Meskipun sudah berusaha, ada pola yang menunjukkan seseorang susah untuk menumbuhkan kebiasaan yang positif. Mereka yang terus menerus berjuang untuk membentuk kebiasaan baik akan mengalami beberapa hal ini.
Umumnya, kebiasaan ini akan membuat mereka kesulitan mengembalikan hidup menjadi lebih baik. Dilansir dari hackspirit.com, 8 kebiasaan buruk yang dapat menghambat perubahan ke arah yang lebih baik.
Salah satu hambatan terbesar saat membentuk kebiasaan baik yaitu tidak memiliki tujuan yang jelas. Orang ini akan kesulitan dalam menentukan kebiasaan baik apa yang harus mereka lakukan karena tujuan tersebut tidak jelas.
Tujuan yang kurang jelas akan membuat orang tersebut tidak fokus dan kehilangan motivasi. Ini karena sistem kerja otak yang membutuhkan tujuan yang jelas dan terarah untuk bekerja secara efektif mencapai sebuah target tertentu.
Luangkan waktu yang cukup untuk menentukan tujuan yang jelas dan spesifik untuk membantu mengarahkan tindakan apa yang perlu dilakukan. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa tujuan yang jelas akan menunjukkan hasil yang signifikan dalam meningkatkan peluang saat melakukan kebiasaan baru.
Sesuatu yang berlebihan memang tidak baik. Begitu pula saat ingin mengubah kebiasaan baik. Mencoba mengubah banyak hal sekaligus dalam satu waktu akan terasa terbebani dan melelahkan. Ini karena saat mengubah kebiasaan dibutuhkan fokus, energi, dan kemauan yang keras.
Dengan mengubah banyak hal sekaligus, bisa jadi malah tidak ada satupun kebiasaan baru yang berhasil diubah karena terlalu lelah. Sebaiknya akan lebih efektif jika fokus pada satu perubahan dalam satu waktu. Setelah kebiasaan tersebut menjadi kebiasaan yang alami, barulah bisa beralih dan mencoba mengubah kebiasaan buruk yang lain.
Saat dihadapkan pada kebiasaan baru, sering kali kebiasaan itu akan lebih mudah terlupakan terutama saat keadaan terdesak. Hal ini karena mereka tidak menjadikan kebiasaan baru tersebut sebagai prioritas. Seperti ketika mengatakan ingin mulai olahraga, ingin mulai hidup sehat, atau tidak ingin begadang.
Namun, saat lelah, sibuk, atau stres, keinginan itu hilang dan terlupakan. Seharusnya, jika ingin mengubah kebiasaan baik, kebiasaan tersebut bukan lagi hal yang bisa ditawar.
Kebiasaan baru itu harus menjadi prioritas penting dan aktivitas yang krusial yang perlu kamu lakukan sesuai waktu yang telah ditentukan.
Biasanya orang yang memiliki ketahanan yang kuat dalam membangun kebiasaan baik cenderung memiliki semangat berjuang dan mental yang kuat. Mereka memiliki kekuatan untuk bertahan dan menghadapi berbagai kesulitan dan tantangan.
Hal ini karena ketika membangun kebiasaan baik, banyak rintangan dan perasaan malas yang bisa membuat siapa saja mundur dan menyerah.
Ada berbagai cara untuk membangun mental yang kuat. Misalnya dengan siap mengatasi berbagai rintangan apapun yang menghalangi perubahan baik yang ingin dilakukan.
Dalam beberapa hal perfeksionis mungkin jadi hal yang baik. Tapi, ketika ingin mengubah kebiasaan buruk, perfeksionis menjadi hal yang dapat menghambat perubahan.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
