
lustrasi- Anak dan orang tua (racoolstudio-freepik)
JawaPos.Com - Dewasa ini, tindak bullying, perundungan dan kekersan semakin kompleks dan terkoneksi.
Selain itu, bullying menjadi kini salah satu isu serius yang sangat serius untuk dihadapi anak-anak di berbagai belahan dunia.
Tidak hanya terjadi di sekolah, bullying nyatanya juga dapat terjadi di lingkungan sosial lainnya seperti di media sosial.
Sebagai orangtua, peran Anda sangat penting dalam membekali anak-anak dengan mental yang kuat agar mereka tidak menjadi korban bullying, serta mampu menghadapi tantangan ini dengan percaya diri.
Namun, bagaimana tepatnya orangtua dapat membentuk ketahanan mental anak agar tidak mudah terpengaruh oleh tindakan bullying?
Membesarkan anak dengan mental yang kuat bukan hanya tentang mengajarkan mereka untuk bertahan, tetapi juga tentang memberikan alat emosional dan psikologis yang mereka butuhkan untuk memahami diri mereka sendiri, membangun harga diri, dan menghadapi situasi sulit dengan cara yang sehat.
Dilansir dari American Psychological Association (APA), inilah beberapa cara yang dapat dilakukan orangtua, untuk membantu anak-anak menjadi individu yang kuat dan berdaya, sehingga mereka dapat melindungi diri dari dampak bullying
1. Membangun Kepercayaan Diri Anak
Salah satu cara paling efektif untuk mencegah anak menjadi korban bullying adalah dengan membangun rasa percaya diri mereka.
Anak-anak yang memiliki kepercayaan diri yang kuat cenderung lebih tahan terhadap perilaku buruk dari orang lain karena mereka tahu nilai diri mereka sendiri.
Sebagai orangtua, Anda bisa memulai dengan memberikan pujian yang jujur dan tulus atas usaha dan pencapaian anak, bukan hanya hasil akhir.
Ajarkan mereka bahwa mereka berharga tidak hanya karena apa yang mereka capai, tetapi juga karena siapa mereka.
2. Mengajarkan Keterampilan Sosial
Anak-anak yang memiliki keterampilan sosial yang baik cenderung lebih mudah menavigasi hubungan dengan teman-temannya dan lebih tangguh ketika menghadapi konflik.
Orangtua dapat membantu anak mengembangkan keterampilan sosial ini dengan mengajarkan mereka cara berkomunikasi secara efektif, bagaimana mengekspresikan perasaan mereka dengan sehat, dan cara menyelesaikan konflik tanpa kekerasan.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
