Ilustrasi pasangan memiliki gangguan kepribadian narsistik, selalu membicarakan dirinya. (Stockking/Freepik)
JawaPos.com - Dalam setiap hubungan, pasti ingin memiliki pasangan yang bisa saling mendukung dan menghormati satu sama lain. Namun, bagaimana jika dirimu memiliki pasangan yang hanya memikirkan dirinya sendiri.
Kepribadian pasangan yang suka mengontrol, kurang empati, memanipulasi dan selalu ingin dimengerti kemungkinan kamu sedang berhubungan dengan seorang narsistik. Dikutip dari laman Healthline (18/7), Narsistik Personal Disorder (NPD) memiliki kepercayaan diri yang tinggi dan berharap selalu diakui orang lain.
Baca Juga: 8 Kepribadian Perempuan Berkelas, Asli dan Autentik, Tidak Suka Neko-neko atau Banyak Gaya!
Baca Juga: Weton Urat Emas, Keberuntungan dan Rezekinya Mengalir Deras, Biasanya Ada Tanda Khusus di Wajahnya
Memiliki pasangan yang memiliki gangguan kepribadian narsistik ternyata memiliki dampak buruk. Dilansir dari Very Well Mind Dr. Romanoff, mengungkap bahwa seorang narsistik dalam menjalin hubungan akan berdampak negatif pada kesehatan mental seperti, berbohong, menyembunyikan informasi dan menyerang secara verbal.
Membuat dirimu tidak berdaya dengan cara mengendalikan hubungan, seringkali kamu akan merasa rendah diri, cemas, dan depresi. Pasalnya kerap orang narsistik dalam hubungan akan selalu membuat dirimu terlihat salah, dan tidak di istimewakan.
Menurut Psychology Today dan Healthline, ada beberapa tanda kamu memiliki pasangan yang memiliki gangguan kepribadian narsistik.
Selalu Mementingkan Diri Sendiri
Salah satu cara termudah untuk mengidentifikasi pasanganmu adalah seorang yang narsistik dengan mendengarkan saat ia bicara dengan orang lain. Sederhananya, ia akan membicarakan dirinya sendiri dan mendominasi percakapan mengenai hal tentang dirinya meliputi, pencapaian, keunggulan, dan merendahkan orang lain.
Dia terlalu sibuk membicarakan dirinya sendiri tanpa keinginan untuk mengajukan pertanyaan dan tidak bisa mendengarkan pasanganya. Psikoterapis Jacklyn Krol mengatakan, “mereka melakukan ini karena merasa lebih baik dan lebih pintar, sehingga akan mendapatkan kesan kekaguman dari orang lain.”
Tidak Bisa Komitmen
Orang narsistik punya kecenderungan untuk melanggar norma atau peraturan dalam berhubungan atau kehidupanya, seperti memotong antrian, tidak menepati janji dan melanggar lalu lintas. Pasalnya, ia akan merasa dirinya spesial yang tidak akan dianggap pelanggaran, dan semua orang harus mengerti dirinya.
Mereka merasa semua orang akan memaafkannya, dan tidak ada rasa penyesalan dalam diri narsistik. Kurangnya komitmen bersama dirimu juga menjadi sebuah ancaman, mereka mempertahankan ego dan harga dirinya.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
