
Ilustrasi memberikan makanan sehat pada anak. (Pexels/Alex Green).
JawaPos.com - Danone Indonesia siap berkolaborasi dengan pemerintah guna menyiapkan makanan dan susu bergizi gratis bagi masyarakat. Mereka mengklaim dapat menjadi mitra yang kredibel untuk menyukseskan program pemerintah.
"Tentu saja kami sangat siap. Sejak 70 tahun lalu kami sudah bersama-sama dengan setiap keluarga di Indonesia memberi asupan nutrisi terbaik," kata Medical Science Director Danone Indonesia, Dokter Ray Wagiu Basrowi dalam keterangan tertulis yang diterima.
Ray mengatakan, komitmen penyediaan makanan bergizi sudah dibuktikan bukan hanya dari aspek kehadiran pihaknya selama lebih dari 70 tahun, tetapi juga karena aspek kapabilitas perusahaan. Dia melanjutkan, pihaknya juga memiliki keahlian di bidang teknologi pangan serta pabrik dan pusat penelitian di Jogjakarta agar menghasilkan produk-produk bernutrisi, terutama untuk ibu hamil, menyusui dan anak.
Ray menambahkan, produksi disertai dengan inovasi berdasarkan sains yang sudah terbukti secara klinis pada anak-anak Indonesia. Dia menekankan, hal itu merupakan bagian dari komitmen sebagai perusahaan di bidang nutrisi.
"Jadi kalau ditanyakan komitmen dan kesiapan kami, tentu saja bukti yang sudah kami berikan kepada negara ini selama 70 tahun dapat berbicara sendiri," tambah Ray lagi.
Co-founder & Direktur Eksekutif Indonesia Food Security Review, I Dewa Made Agung Kertha Nugraha mengatakan, asupan bernutrisi seperti susu menjadi salah satu syarat untuk mencapai Indonesia Emas 2045. Dia melanjutkan, program makanan bergizi bukan hanya terkait masalah gizi semata tetapi berpengaruh langsung kepada swasembada pangan negeri ini.
"Yang tidak kalah penting, selain memang kita fokus ke gizi, kita fokus ke ketahanan pangan, dan ini akan menghidupi dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi," katanya.
Ahli Kulinologi, Hindah J.Muaris menjelaskan bahwa program makan bergizi ini sangat diperlukan implementasinya untuk anak sekolah terutama anak sekolah SD, SMP sampai SMA. Dia menjelaskan, apabila dilihat saat ini dari peta masalah gizi secara nasional yang dilakukan oleh survei kesehatan indonesia terdapat polarisasi pengaturan makanan bergizi.
Hindah melanjutkan, salah satu masalah yang timbul adalah obesitas akibat penggunaan makanan tambahan yang melebihi yang ditentukan oleh BPOM dan segala macam atau departemen kesehatan. Menurutnya, program makan siang dan susu gratis perlu diatur secara menyeluruh agar sesuai dengan tujuan dari perbaikan makanan bergizi untuk anak sekolah.
Dia melanjutkan, susu merupakan salah satu sumber protein hewani yang disarankan untuk anak-anak pertumbuhan, untuk anak sekolah adalah susu. Kandungan gizi mikronya, terutama vitamin C, zat besi, zinc dan asam folat itu sangat diperlukan untuk perkembangan otak anak di masa sekolah.
"Tetapi perlu diketahui bahwa pemberian makan siang atau susu yang tidak sesuai dengan kebutuhan sesuai usianya justru memicu masalah baru berupa kelebihan berat badan atau obesitas pada anak," katanya.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
