Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 27 Desember 2023 | 13.10 WIB

Bayi Lahir Sebelum Waktunya? Kenali Apa itu Kelahiran Prematur Hingga Bahaya dan Cara Mencegahnya

Ilustrasi kelahiran prematur (sumber: Freepik) - Image

Ilustrasi kelahiran prematur (sumber: Freepik)

JawaPos.com - Dalam istilah medis, kita sering mendengar istilah bayi yang mengalami kelahiran prematur.

Lalu apakah kamu tahu, apa itu kelahiran prematur?

Kelahiran prematur adalah suatu kondisi persalinan yang terjadi sebelum usia 37 Minggu atau tiga bulan sebelum waktu yang seharusnya.

Kelahiran bayi prematur tersebut dapat terjadi karena adanya aktivitas kontraksi atau tekanan berlebih yang mengakibatkan leher rahim terbuka dan menyebabkan janin masuk ke jalan lahir.

Melansir dari laman ayosehat.kemenkes.go.id, bayi yang lahir prematur biasanya memiliki ukuran yang lebih kecil dari bayi yang lahir dalam keadaan normal, serta memiliki kepala yang sedikit lebih besar.

Bayi yang lahir prematur biasanya memiliki fungsi organ tubuh yang masih belum berkembang sempurna sehingga rentan mengalami gangguan kesehatan.

Beberapa gangguan kesehatan yang bisa dialami oleh bayi yang lahir secara prematur diantaranya rentan terkena infeksi, gangguan pada otak, masalah pernafasan, mudah kedinginan (hipotermia), hingga kesulitan untuk menelan atau menyusui.

Oleh sebab itu, bayi yang lahir dalam kondisi prematur biasanya harus mendapatkan perawatan secara intensif seperti membawanya ke ruang NICU (Neonatal Intensive Care Unit) sampai organ-organ pada bayi dapat berfungsi secara normal.

Kelahiran prematur sendiri biasanya terjadi secara tidak terencana.

Seperti pada beberapa kasus pecah ketuban dini hingga infeksi rahim yang terjadi pada masa kehamilan.

Kelahiran prematur sendiri bisa dicegah dengan beberapa cara yakni dengan menghindari faktor risiko terjadinya kelahiran prematur seperti menjaga berat badan ideal dan memenuhi asupan nutrisi sebelum maupun selama masa kehamilan.

Selain itu, mengkonsumsi makanan bergizi seimbang, mengontrol kehamilan secara rutin, menghindari asap rokok dan zat kimia berbahaya, serta minum air putih yang cukup dapat menjadi upaya untuk mencegah kelahiran prematur.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore