
(The Edinburg Reporter)
JawaPos.com - Tampil fashionable dan bergengsi kerapkali biasa diukur melalui barang branded yang dikenakan. Tak heran jika kini makin menjamur penjual barang fashion bekas alias second atau preloved, baik offline maupun online guna memenuhi gengsi para pencinta mode. Tentunya dengan harga yang lebih 'miring'.
Misalnya, jika Anda mengetik hastag #bajupreloved pada media sosial Instagram, maka bisa ditemui ratusan ribu unggahan yang menjajakan barang fashion bekas. Baik dari para desainer lokal hingga merek ternama dunia yang harganya masih jutaan.
Yup, harga busana bekas yang branded luar negeri tentu berbeda dengan preloved lokal. Diakui Founder Irresistible Bazaar Marisa Tumbuan, pasar preloved bermerek untuk baju lokal maupun luar negeri memang diminati masyarakat. Di bawah naungannya pun, ada beberapa penjual yang tak hanya menjual tas dan sepatu bekas, tetapi juga pakaian.
"Oh pasti masih ada pasarnya. Kalau seller kami banyak yang jual branded seperti Chanel, Gucci, Kenzo, Louis Vuitton, macam-macam ya," kata Marisa kepada JawaPos.com baru-baru ini.
Menurut Marisa, banyak baju branded luar negeri seperti jaket atau kaos baru dibanderol lebih dari Rp 10 juta. Ataua bahkan beberapa jaket atau coat bekas dan blazer yang bisa dibanderol hingga belasan juta.
"Misalnya coat ya, banyak yang jual misalnya Gucci bisa Rp 7 juta sampai Rp 10 juta. Atai saya punya jaket LV saya beli Rp 17 juta, kalau saya jual Rp 10 juta juga pasti masih laku," ungkapnya.
Photo
Ilustrasi tampil fashionable dengan barang bermerek. (Instagram)
Antusia masyarakat akan baju bekas juga diungkapkan Sienny. Lewat media sosial, akun @PrelovedJateng (Second Branded Clothing), ia menjual berbagai baju bekas dengan kondisi yang bagus dan harga terjangkau. Para followers-nya langsung berebut setiap kali penjual mengeluarkan edisi terbaru. Misalnya beberapa brand ZARA dan Singapura dibanderol mulai puluhan ribu, ratusan ribu, atau lebih.
"Saya menjual lebih ke brand Singapura. Harga yang kami tawarkan 1/4 dari harga asli. Tergantung juga sih, kadang bisa lebih mahal atau lebih murah lagi," kata pemilik toko Preloved Jateng, Sienny kepada JawaPos.com.
Dirinya mulai menjual baju bekas sejak tahun 2015. Menurutnya tren busana bekas bermerek baru mulai laris sejak tahun 2016-2017 karena netizen mulai sadar dengan penampilannya lewat Outfit Of the Day (OOTD) di media sosial. Sehingga kebutuhan selalu mengganti busana agar lebih kece di media sosial menuntun netizen harus memiliki baju yang beragam dan sering menggantinya.
"Saya mulai bisnis ini dari awal tahun 2015. Tapi waktu dulu masih sedikit peminatnya, Mungkin baru trend skitar tahun 2016/2017. Usia rata-rata 20-35 tahun. Target market menengah ke atas (diutamakan bagi orang-orang yang suka gonta ganti pakaian, biar lebih Instagramable kali ya)," jelasnya
Salah satu pembeli baju bekas bermerek, Sukma Sari. mengaku pernah membeli busana ZARA yang bekas berupa jaket. Saat itu ada keperluan sebuah acara yang mengharuskannya menggunakan jaket warna tertentu. Dia tak masalah membeli baju bekas selama kualitasnya masih bagus.
"Enggak masalah sih bekas asal teliti ya melihatnya dari luarnya enggak ada cacat, like new. Nah saat itu harus jaket warna tertentu, daripada harus beli baru kan enggak tiap hari dipakai," ungkapnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
