
IBU-ANAK: Chitra selalu berusaha memahami perasaan Alicia Senja Ramadhani (kiri), sang putri. (Chitra Yuanita untuk Jawa Pos)
Hai, mom-dad, tahu tidak kalau tak ada yang sempurna di dunia ini? Begitu pun mommy-daddy, ya. Apabila ada yang kurang dalam perjalanan menemani anak bertumbuh dan berkembang, itu wajar kok.
---
PERJALANAN waktu sebagai parents terasa begitu cepat. Dulu anak-anak masih kecil. Bisa digendong, dielus-elus keningnya, sampai dipeluk. Eh, sekarang anak tumbuh semakin besar.
Tiba-tiba muncul di dalam hati rasa sesal. Ditambah perasaan bersalah karena belum bisa menjadi orang tua yang baik bagi si malaikat kecil. Sesalnya random. Misalnya, menyesal tak bisa menemani buah hati selama 24 jam karena bunda sibuk bekerja. Begitu pun dengan ayah. Ketemu anak hanya saat malam. Itu pun sebelum anak terlelap tidur.
Psikiater sekaligus dokter Aimee Nugroho SpKJ menyatakan, perasaan bersalah belum tentu salah. Itulah yang perlu dipahami terlebih dulu. Menurut dia, berbeda dengan memang yang benar bersalah.
’’Parents perlu memahami apa yang membuat Anda bersalah ini? Apa karena waktu bersama anak kurang?’’ tuturnya saat ditemui di National Hospital pada Jumat (8/4).
Ibu dua anak itu mengungkapkan, apakah mama yang sibuk selalu bersalah. Parents perlu melihat diri sendiri bahwa sebagai manusia tidak selalu berkutat tentang anak. Sebab, lanjut Aimee, ada juga mama-mama di luar yang interaksinya 24 jam dengan anak, tapi tidak bahagia.
’’Mereka merasa bersalah dengan dirinya sendiri karena mengapa pendidikanku setinggi ini kok tidak ada pencapaian,’’ tambahnya.
Bagi Aimee, yang terpenting, hidup sepatutnya balance. Setiap manusia memiliki hierarki kebutuhan Maslow. Bagian paling bawah kebutuhan fisik. Sebagaimana sandang, pangan, papan, udara, hingga sex. Setelah itu, naik ke kebutuhan berikutnya. Yakni, rasa aman. Apa itu? ’’Suami tidak selingkuh, kita sebagai perempuan tidak dipukuli, aman,” ujarnya.
Cukup itu? Ternyata tidak. Tingkat berikutnya adalah cinta. Cinta kepada anak dan suami. Dan, naik lagi, tingkat respect. Yang paling atas, aktualisasi diri. Bukan kebutuhan dasar, melainkan seperti bisa traveling hingga beli gadget.
Aimee mengungkapkan, hierarki kebutuhan Maslow sangat dibutuhkan untuk hidup yang balance. Tidak mungkin, misalnya single parents, selama 24 jam bersama anak. Sementara itu, kebutuhan dasar seperti pangan hingga sandang harus dipenuhi. ’’Sekarang kondisinya dibalik, kalau anak kelaparan atau tidak sekolah, bagaimana? Karena kita tidak bekerja,’’ imbuhnya.
Rasa sesal yang berkepanjangan berdampak terhadap diri seseorang. Parents bisa depresi. Nah, karena itu, jangan dibiarkan. Supaya bisa terlepas dari rasa sesal berkepanjangan, penyelesaiannya bergantung permasalahan yang dihadapi. ’’Kalau merasa kurang waktu sama anak, ya solusinya spend time sama anak,” paparnya.
PENYESALAN SECUKUPNYA SAJA
JIKA selalu merasa bersalah kepada si kecil, inilah yang akan terjadi.
• Kualitas hubungan antara parents dan orang sekitar jadi memburuk, lho.
• Berisiko berubah depresi.
• Percaya diri parents bisa terkikis.
• Memicu rasa sedih yang berkepanjangan karena stimulus dari pengalaman yang tidak disenangi.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
