Ilustrasi Orang yang Mengalami Stress Saat Bekerja. (Freepik)
JawaPos.com – Bekerja merupakan salah satukegiatan yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan, mengembangkan kemampuan, atau menjadi pencapaian hidup. Namun, tidak bisa dipungkiri bahwa banyak tuntutan pekerjaan yang menimbulkan rasa stress hingga berdampak pada kesehatan mental.
Dilansir dari ayosehat.kemkes.co.id, berdasarkan data dari World Health Organization (WHO), terdapat sekitar 12 Triliun hari kerja yang terbuang setiap tahun karena gangguan depresi dan kecemasan, sehingga menghilangkan produktivitas para pekerja.
Stress merupakan respon alami manusia ketika merasa tertekan dengan perubahan atau tuntutan yang berat dalam hidup. Namun, rasa stress yang berlebihan dapat memberikan efek buruk dalam jangka waktu panjang dan memicu berbagai penyakit fisik. Hal tersebut juga bisa mengganggu aktivitas harian di luar jam kerja.
Kondisi ini terkadang datang secara tiba-tiba, tetapi jika kita mampu merespon dengan baik, kesehatan mental dan produktivitas kerja akan tetap terjaga. Berikut rangkuman cara-cara sederhana mengatasi stress saat bekerja:
1. Kenali Faktor Utama
Langkah awal untuk mencari solusi atas perasaan cemas atau tertekan saat bekerja adalah identifikasi masalah dan faktor utama pemicu stress.
Banyak faktor yang dapat menyebabkan seseorang merasakan stres, seperti tekanan atau sikap pimpinan yang kurang baik, tanggungjawab berlebihan dan kurang jelas, perubahan yang menyebabkan ketidakpastian, beban kerja tidak terkendali, hingga konflik personal di lingkungan kerja.
2. Atur Waktu dan Prioritas
Jika merasa beban pekerjaanmu berat dan berantakan, kamu bisa mulai menentukan prioritas dan fokus pada hal-hal yang masih berada dalam kendali serta kemampuanmu.
Selain itu, pengelolaan waktu yang baik juga perlu diperhatikan. Pilihlah jam yang efektif untuk menyelesaikan pekerjaan agar berjalan dengan maksimal. Jangan lewatkan waktu istirahat dan makan siang karena akan memengaruhi produktivitasmu.
3. Pelajari Teknik Meredakan Stres
Rasa cemas dan kondisi emosional yang berantakan juga dapat mempengaruhi kesehatan fisik. Hal tersebut akan membuat otot tubuhmu lebih tegang, hingga pernapasan dan jantung berdetak lebih cepat.
Oleh karena itu, kamu bisa mempelajari teknik-teknik pereda stress, seperti relaksasi, metidasi, atau metode pernapasan untuk meredakan pikiran yang pernuh rasa cemas dan takut.
4. Lakukan Aktivitas Fisik Ringan

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
