
Ilustrasi orang yang marah dengan meledak-ledak, tidak bisa mengendalikan emosi. (Freepik)
JawaPos.com - Setiap orang pasti pernah marah, kecewa, sedih, atau frustrasi. Semua itu adalah bagian dari emosi yang sangat manusiawi.
Namun, ketika emosi menguasai pikiran dan tindakan, itulah saatnya kita perlu berhati-hati. Emosi yang meledak-ledak tak hanya bisa merusak hubungan, tapi juga berdampak buruk bagi kesehatan mental dan fisik.
Kabar baiknya, emosi bisa dikendalikan. Bukan ditekan, tapi diarahkan dengan cara yang bijak. Dilansir dari kanal psikologi Universitas Gadjah Mada, Selasa (8/4), berikut ini tujuh strategi ampuh untuk mengelola emosi dalam keseharian.
1. Kenali Emosi Sebelum Merespons
Langkah pertama dan paling penting: sadarilah dulu apa yang sedang kamu rasakan. Apakah kamu benar-benar marah? Atau sebenarnya cemas, tapi muncul dalam bentuk kemarahan?
Dengan mengenali emosi secara spesifik, kamu bisa menghindari reaksi impulsif dan mengambil jeda untuk berpikir jernih. Kesadaran emosional adalah kunci awal dalam pengelolaan emosi.
2. Ekspresikan Emosi dengan Cara yang Sehat
Menahan emosi terus-menerus bisa membuatnya meledak di kemudian hari. Tapi bukan berarti semua emosi harus ditumpahkan begitu saja.
Latih diri untuk menyampaikan perasaan dengan cara yang asertif: jujur, jelas, tapi tetap menghargai lawan bicara. Kalau belum siap bicara, tuliskan dulu di jurnal atau salurkan lewat aktivitas kreatif.
3. Latih Kecerdasan Emosional (EQ)
EQ bukan cuma soal peka terhadap perasaan sendiri, tapi juga kemampuan memahami perasaan orang lain. Semakin tinggi EQ-mu, semakin besar peluangmu mengelola konflik, menyelesaikan masalah, dan menjaga relasi sosial tetap sehat. Kecerdasan emosional dapat dilatih melalui empati, refleksi, dan komunikasi yang sadar.
4. Gunakan Teknik Relaksasi Saat Emosi Memuncak
Napasmu mulai cepat, jantung berdebar, otot menegang, itu tanda tubuh merespons emosi dengan tegang. Saat itu terjadi, tarik napas dalam-dalam, hitung sampai lima, lalu embuskan perlahan.
Lakukan berulang. Teknik pernapasan dan relaksasi ini bisa jadi penyelamat di momen genting.
5. Bangun Strategi Koping Positif

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
