ilustrasi gigi (pixabay/pixabay.com)
JawaPos.Com- Gigi geraham adalah gigi yang paling besar dan kuat di antara gigi lainnya. Gigi geraham berperan penting dalam proses penghancuran dan penghalusan makanan agar lebih mudah ditelan. Karena perannya yang penting, kesehatan gigi geraham perlu selalu dijaga agar tetap berfungsi secara optimal.
Manusia memiliki 4 jenis gigi di rahang atas dan bawah, yaitu gigi seri, gigi taring, gigi premolar, dan gigi geraham. Setiap jenis gigi memiliki bentuk dan fungsi yang berbeda.
Gigi geraham berada di sisi dalam mulut dan berfungsi untuk menghancurkan serta menghaluskan makanan sebelum ditelan. Penting untuk merawat gigi geraham agar proses pencernaan makanan berjalan baik.
Gigi geraham bungsu sering menyebabkan rasa nyeri ketika tumbuh, biasanya karena tidak ada ruang tersisa di gusi. Gigi bungsu biasanya tumbuh pada usia 17 hingga 25 tahun, tetapi bisa sampai usia 30 tahun.
Gigi geraham pertama muncul pada usia 6 tahun, dan gigi geraham kedua pada usia 12 tahun. Namun, gigi bungsu tidak selalu tumbuh dengan baik karena perkembangan rahang yang belum sempurna. Jika gigi bungsu tumbuh miring atau hanya sebagian, ini dikenal sebagai impaksi gigi bungsu.
Impaksi dapat menyebabkan gejala seperti bengkak, nyeri, dan demam, terutama jika gigi menyentuh gigi atau gusi di sekitarnya. Tidak ada cara untuk mencegah pertumbuhan gigi bungsu yang miring, karena ini merupakan proses alami.
Gigi bungsu yang sehat perlu perawatan ekstra karena letaknya yang sulit dijangkau dapat menyebabkan penumpukan bakteri dari sisa makanan.
Jumlah gigi orang dewasa normalnya adalah 32, terdiri dari 8 gigi seri, 8 gigi premolar, 4 gigi taring, dan 12 gigi geraham, termasuk 4 gigi geraham bungsu. Gangguan pada gigi geraham sering kali menyebabkan sakit gigi, yang dapat menyulitkan proses makan dan menelan makanan.
Salah satu gangguan umum adalah impaksi gigi, dimana gigi bungsu tidak tumbuh dengan baik, mengakibatkan rasa nyeri, bengkak, infeksi, dan kerusakan pada gigi lain. Gigi geraham yang mengalami impaksi perlu dicabut oleh dokter gigi agar tidak menimbulkan masalah lebih lanjut.
Selain impaksi, nyeri pada gigi geraham juga dapat disebabkan oleh gigi berlubang, abses gigi, maupun gigi yang patah atau retak. Gangguan pada gigi geraham bisa menimbulkan keluhan yang membuat anda merasa kurang nyaman. Tak hanya itu, hal ini juga bisa membuat anda kesulitan mencerna makanan karena makanan yang ditelan masih belum halus.
Untuk menjaga dan merawat kesehatan gigi, termasuk gigi geraham, anda dapat melakukan beberapa tips yang dilansir dari laman alodokter.com, berikut ini:
Rutin menyikat gigi perlu dilakukan sebanyak 2 kali sehari, terutama setelah makan dan sebelum tidur. Gunakan sikat gigi berbulu lembut dengan kepala kecil untuk menjangkau seluruh bagian gigi.
Pilih pasta gigi yang mengandung fluoride, karena dapat menguatkan dan memperkeras email gigi serta mencegah pembusukan gigi.
Selain menyikat gigi, gunakan dental floss setidaknya sekali sehari untuk menghilangkan sisa makanan dan plak di sela-sela gigi.
Hindari makanan dan minuman yang terlalu manis atau asam yang dapat merusak email gigi. Juga, berhenti merokok agar tidak rentan terhadap masalah gigi dan gusi.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
