
Orang tua dan anak. (Pexels)
JawaPos.com - Pengalaman masa kecil memiliki pengaruh besar terhadap kehidupan dewasa kita, terutama dalam hal kasih sayang fisik.
Anak yang jarang dipeluk sering kali mengembangkan perilaku tertentu yang membedakan mereka dari orang-orang yang tumbuh dengan pola asuh orang tua yang penuh sentuhan fisik.
Psikologi telah mengidentifikasi beberapa perilaku yang muncul sebagai dampak dari kurangnya kasih sayang fisik di masa kecil.
Meskipun perilaku ini tidak selalu negatif, mereka memberikan wawasan menarik tentang bagaimana masa kecil kita membentuk kepribadian di masa depan.
Dilansir dari laman Hack Spirit pada Senin (27/1) berikut ini daftarnya!
1. Kesulitan dalam Membangun Hubungan Dekat
Sentuhan fisik, seperti pelukan, memiliki peran penting dalam membangun ikatan awal yang kuat antara anak dan orang tua. Anak yang jarang dipeluk sering merasa sulit membangun hubungan dekat di kemudian hari.
Psikologi menjelaskan bahwa pelukan memberikan rasa aman dan dicintai. Tanpa pengalaman ini, seseorang mungkin merasa kesulitan untuk mempercayai orang lain atau merasa nyaman dalam hubungan.
Bukan berarti mereka tidak bisa menjalin hubungan yang bermakna, tetapi biasanya membutuhkan usaha ekstra untuk mengatasi rasa tidak aman yang mendalam.
2. Kecenderungan untuk Terlalu Mandiri
Anak yang jarang dipeluk cenderung mengembangkan kemandirian yang kuat. Mereka belajar mengandalkan diri sendiri sejak dini karena kurangnya rasa aman yang biasanya diberikan oleh pelukan dan kasih sayang fisik.
Hal ini bisa menjadi kekuatan, tetapi juga menjadi penghalang jika terlalu ekstrem, karena dapat membuat mereka menutup diri dari bantuan atau dukungan emosional dari orang lain.
3. Tingkat Kecemasan dan Depresi yang Lebih Tinggi
Penelitian psikologis menunjukkan bahwa kurangnya kasih sayang fisik selama masa kanak-kanak berhubungan dengan tingkat kecemasan dan depresi yang lebih tinggi di masa dewasa.
Anak yang jarang dipeluk sering memiliki kadar kortisol (hormon stres) yang lebih tinggi, yang dikaitkan dengan perasaan cemas dan depresi. Pelukan memberikan kenyamanan emosional dan membantu menenangkan sistem saraf. Tanpa pengalaman ini, seseorang mungkin merasa lebih sulit mengelola emosi negatif.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
