Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 27 Januari 2025 | 23.42 WIB

Orang Tua Wajib Paham! Anak yang Jarang Dipeluk akan Menumbuhkan 7 Perilaku Ini Saat Dewasa, Kata Psikologi

Orang tua dan anak. (Pexels) - Image

Orang tua dan anak. (Pexels)

JawaPos.com - Pengalaman masa kecil memiliki pengaruh besar terhadap kehidupan dewasa kita, terutama dalam hal kasih sayang fisik.

Anak yang jarang dipeluk sering kali mengembangkan perilaku tertentu yang membedakan mereka dari orang-orang yang tumbuh dengan pola asuh orang tua yang penuh sentuhan fisik. 

Psikologi telah mengidentifikasi beberapa perilaku yang muncul sebagai dampak dari kurangnya kasih sayang fisik di masa kecil.

Meskipun perilaku ini tidak selalu negatif, mereka memberikan wawasan menarik tentang bagaimana masa kecil kita membentuk kepribadian di masa depan.

Dilansir dari laman Hack Spirit pada Senin (27/1) berikut ini daftarnya!

1. Kesulitan dalam Membangun Hubungan Dekat

Sentuhan fisik, seperti pelukan, memiliki peran penting dalam membangun ikatan awal yang kuat antara anak dan orang tua. Anak yang jarang dipeluk sering merasa sulit membangun hubungan dekat di kemudian hari. 

Psikologi menjelaskan bahwa pelukan memberikan rasa aman dan dicintai. Tanpa pengalaman ini, seseorang mungkin merasa kesulitan untuk mempercayai orang lain atau merasa nyaman dalam hubungan. 

Bukan berarti mereka tidak bisa menjalin hubungan yang bermakna, tetapi biasanya membutuhkan usaha ekstra untuk mengatasi rasa tidak aman yang mendalam.

2. Kecenderungan untuk Terlalu Mandiri

Anak yang jarang dipeluk cenderung mengembangkan kemandirian yang kuat. Mereka belajar mengandalkan diri sendiri sejak dini karena kurangnya rasa aman yang biasanya diberikan oleh pelukan dan kasih sayang fisik. 

Hal ini bisa menjadi kekuatan, tetapi juga menjadi penghalang jika terlalu ekstrem, karena dapat membuat mereka menutup diri dari bantuan atau dukungan emosional dari orang lain.

3. Tingkat Kecemasan dan Depresi yang Lebih Tinggi

Penelitian psikologis menunjukkan bahwa kurangnya kasih sayang fisik selama masa kanak-kanak berhubungan dengan tingkat kecemasan dan depresi yang lebih tinggi di masa dewasa

Anak yang jarang dipeluk sering memiliki kadar kortisol (hormon stres) yang lebih tinggi, yang dikaitkan dengan perasaan cemas dan depresi. Pelukan memberikan kenyamanan emosional dan membantu menenangkan sistem saraf. Tanpa pengalaman ini, seseorang mungkin merasa lebih sulit mengelola emosi negatif.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore