
Ilustrasi kebenaran tentang apa yang dicari oleh para pekerja gen z dalam karier.
JawaPos.com - Streotip tentang GenZ atau generasi z di tempat kerja nampaknya bukanlah hal yang asing lagi. Mereka dikenal sebagai orang yang suka memberontak, tidak mau menerima kritik atau instruksi, terlalu banyak menuntut, dan merasa berhak atas hak istimewa.
Etos kerja mereka juga dikenal buruk karena dianggap selalu dimanja seumur hidup yang membuat mereka malas dan tidak mau berkorban. Para pekerja gen z ini sering dituduh memiliki ego yang tinggi dan ekspektasi yang tidak realitas.
Mereka dianggap tidak perlu membuktikan diri sebelum dipromosikan atau mendapatkan gaji yang tinggi. Stereotip ini adalah hal yang memisahkan antar pekerja dan menyebabkan konflik yang tidak perlu antar generasi di tempat kerja.
Kenyataannya, pekerja gen z sangat termotivasi, ingin tahu, dan kreatif. Mereka dapat menjadi kekuatan yang positif untuk perubahan di tempat kerja. Mereka hanya ingin mendapat balasan berupa menghormati dan bersikap adil.
Dilansir dari truity, sebuah penelitian telah mengungkapkan sikap generasi z dan memperjelas bahwa mereka telah mendapatkan reputasi yang buruk. Berikut ini kebenaran tentang apa yang dicari oleh para pekerja gen z dalam karir.
1. Untuk belajar, tumbuh, dan maju
Dalam penelitian ini, generasi z cenderung menyatakan persetujuan kuat terhadap pernyataan: Kemajuan karir dan kesuksesan masa depan selalu ada dalam pikiran saya.
Generasi z selalu berpikir dan membuat rencana ke depan. Mereka siap bekerja keras untuk meraih kesuksesan dalam karirnya. Sebagian generasi z mungkin meremehkan berapa lama waktu yang mereka perlukan untuk mencapai tujuan karir jangka panjang mereka.
Namun, hal ini terjadi karena kurangnya pengalaman mereka, bukan oleh rasa kecemerlangan mereka sendiri yang berlebihan. Saat menjawab survei tersebut, pekerja gen z mengungkapkan keinginan untuk mengembangkan keterampilan dan menambah pengetahuan dengan menghadiri lokakarya atau mengambil kelas khusus atau kursus pendidikan berkelanjutan.
Mereka bahkan nggak ragu untuk kembali kuliah untuk mendapatkan gelar yang lebih tinggi atau belajar di bawah bimbingan mentor yang lebih berpengalaman. Mereka tahu bahwa mereka memiliki banyak hal untuk dipelajari dan siap melakukan apa pun untuk maju, terlepas dari berapa banyak waktu dan upaya yang dibutuhkan.
2. Keamanan dan stabilitas pekerjaan jangka panjang
Salah satu tuduhan aneh yang ditujukan untuk pekerja gen z adalah bahwa mereka menjalani hidup terlalu mudah yang membuat mereka tidak siap untuk menghadapi lingkungan yang kompetitif di tempat kerja.
Namun, faktanya selama beberapa dekade terakhir, generasi ini telah mengalami cukup banyak gejolak sosial, budaya, dan ekonomi yang berlangsung seumur hidup. Hal ini dapat menjelaskan mengapa mereka umumnya lebih cemas tentang masa depan daripada generasi lainnya.
Beberapa orang cukup tua untuk mengingat Resesi Hebat tahun 2008, yang menyebabkan kemerosotan ekonomi global yang mungkin sulit diatasi oleh orang tua mereka. Semua jelas mengalami pandemi Covid-19, yang mengganggu pendidikan mereka sekaligus menyebabkan hilangnya pekerjaan dan inflasi.
Mereka juga telah mendengar peringatan terus-menerus tentang ancaman perubahan iklim dan merasa bertanggung jawab untuk menjadi bagian dari solusinya. Mereka telah melihat kebangkitan AI, yang tampaknya telah menempatkan seluruh kategori pekerjaan pada risiko yang mungkin tergantikan.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini Final Liga Champions, Siaran Langsung Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
Bicara Kartu Merah: Arema FC Paling Brutal, Semua Perlu Belajar dari Borneo FC!
Berikut 3 Bek yang Dirumorkan Merapat ke Persebaya Surabaya! Ada Yusuf Meilana Hingga Bek Tengah Brasil
Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal, Les Parisiens Diunggulkan, The Gunners Butuh Keajaiban
Persib Bandung Ungkap Penyebab Masuk Daftar Banned FIFA, Bukan Tunggakan Gaji!
