
Ilustrasi berinteraksi dengan orang lain alternatif mengatasi rasa trauma. (freepik)
JawaPos.com–Trauma pada umumnya timbul akibat kejadian traumatis yang cenderung buruk di masa lalu. Trauma akan muncul saat individu tersebut mencoba untuk mereka ulang kejadian tersebut dan membiarkannya berkeliaran di memori.
Reaksi yang didapatkan biasanya merasakan pusing hingga kelelahan dan munculnya rasa takut serta panik berlebih. Sebenarnya, rasa trauma bisa diatasi tanpa bantuan ahli medis. Namun, harus didorong kuat oleh kemauan untuk sembuh dari diri individu tersebut.
Bagaimanapun penanganan yang dilakukan akan sangat berpengaruh pada perkembangan kondisi korban. Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menangani rasa trauma tanpa bantuan ahli medis tertentu dilansir dari Hello Sehat pada Kamis (17/10).
Seseorang yang mengalami trauma, ternyata imbas yang cukup relevan juga mengenai pola makannya. Mereka akan cenderung diam dan mengurung diri di kamar selama berjam-jam bahkan hari tanpa menghiraukan kondisi perut yang kosong.
Rasa murung tersebut mungkin dinilai mampu untuk mengatasi trauma, tapi ternyata kenyataannya tidak. Dengan menjaga pola makan yang teratur dan dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang mampu me ingkatkan suasana hati menjadi lebih baik dan perlahan melupakan trauma tersebut.
Pola tidur yang baik dan cukup mampu membuat emosi stabil dan membaik. Kebutuhan jam tidur setiap orang minimal 7 jam setiap malam.
Dengan pola tidur yang teratur dan konsisten pada jam yang sama dinilai mampu memberikan perubahan signifikan pada diri meski kadang terasa susah untuk dipraktikkan.
Rutin berolahraga selain bermanfaat bagi kesehatan tubuh juga dapat meningkatkan suasana hati. Kendati demikian, saat berolahraga fisik akan aktif bergerak dan dapat memproduksi hormon endorphin lebih banyak.
Banyak pilihan olahraga yang bisa dilakukan seperti jogging, berenang, bersepeda hingga berkuda bisa menyesuaikan dengan kondisi tubuh masing-masing.
Memilih untuk menyendiri dengan mengurung diri dan menghindari interaksi dengan orang malah bisa memperburuk kondisi mental. Rasa trauma tak akan hilang jika seseorang tersebut memilih menyendiri dan tak bersosialisasi.
Berinteraksi dengan orang bisa mengalihkan pikiran dan membuat lebih mudah untuk melewati masa saat teringat akan trauma yang dirasa.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
