Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 6 September 2024 | 23.41 WIB

Memahami 15 Gejala 'Smiling Depression', Ketika Kebahagiaan Hanyalah Topeng Semata

Simak dan pahami, Gejala - Image

Simak dan pahami, Gejala

JawaPos.Com- Menurut studi penelitian, depresi adalah kondisi kesehatan mental yang kompleks dan sering disalahpahami. Banyak orang berasumsi bahwa depresi hanya ditandai dengan kesedihan dan keputusasaan. 
 
Namun, ada bentuk depresi lain yang sering disebut 'depresi dengan senyuman' atau smiling depression, di mana seseorang tampak bahagia dan ceria di luar, namun menyembunyikan penderitaan batin.
 
Depresi dengan senyuman adalah kondisi di mana seseorang mampu menyembunyikan gejala depresinya dari orang lain.
 
Mereka bisa terlihat sukses, produktif, dan bahagia di depan publik, namun di balik senyum dan tawa itu, mereka menyimpan kesedihan, kekhawatiran, dan perasaan tidak berharga yang mendalam.
 
Orang-orang dengan depresi dengan senyuman sering kali memiliki kehidupan profesional dan sosial yang tampak baik-baik saja.
 
Mereka mungkin memiliki pekerjaan yang sukses, hubungan yang stabil, dan prestasi akademik yang gemilang. 
 
 
Akan tetapi, di balik topeng kebahagiaan yang mereka tampilkan, mereka menyembunyikan perasaan tidak berharga, ketidakcukupan, dan keputusasaan yang mendalam.
 
Melalui laman Enrichment Centre pada Jumat, (6/9), berikut adalah 15 gejala yang sering dialami oleh Smiling Depression, di antaranya:
 
1. Lebih Mudah Menghibur Orang Lain
 
Banyak orang dengan masalah kesehatan mental merasa lebih mudah untuk membantu orang lain daripada membantu diri sendiri. Mereka mungkin merasa bahwa memberikan dukungan kepada orang lain adalah cara untuk mengalihkan perhatian dari masalah pribadi yang sedang dihadapi.
 
2. Merasa Lelah Berpura-pura
 
Berpura-pura baik-baik saja bisa sangat melelahkan. Setelah seharian berusaha tampil bahagia, mereka sering kali merasa kelelahan yang mendalam saat sendirian.
 
3. Ketidakpahaman Orang Lain
 
Ketika orang lain terbiasa melihat mereka bahagia, sulit bagi mereka untuk memahami kesedihan yang dialami. Ini menciptakan jarak emosional antara mereka dan orang-orang terdekat.
 
 
4. Takut Dikira Tidak Berusaha
 
Banyak yang khawatir jika mereka membuka diri tentang depresi, orang lain akan beranggapan bahwa mereka tidak berusaha cukup keras untuk merasa lebih baik.
 
5. Memakai Topeng untuk Diri Sendiri
 
Kadang-kadang, orang dengan depresi tersenyum memakai topeng tidak hanya untuk orang lain, tetapi juga untuk diri mereka sendiri, berusaha meyakinkan diri bahwa mereka baik-baik saja.
 
6. Tertawa Namun Merasa Kosong
 
Meskipun bisa tertawa dan bersenang-senang, mereka sering kali merasa hampa di dalam. Kebahagiaan yang dirasakan tidak terasa nyata.
 
7. Merasa Tidak Ada yang Mengenal Mereka
 
Banyak yang merasa tidak ada seorang pun yang benar-benar mengenal mereka. Meskipun dikelilingi orang-orang, mereka merasa kesepian dan terasing.
 
 
8. Meremehkan Perjuangan Diri Sendiri
 
Orang dengan depresi tersenyum sering kali meremehkan perjuangan mereka, merasa bahwa masalah mereka tidak seberat yang dialami orang lain.
 
9. Menangis Sendirian
 
Setelah sehari penuh berpura-pura, mereka mungkin menghabiskan waktu sendirian untuk menangis, melepaskan emosi yang terpendam.
 
10. Merasa Perlu Menjadi Kuat untuk Orang Lain
 
Mereka sering kali merasa harus menjaga penampilan demi orang-orang di sekitar. Ini bisa menciptakan beban tambahan, karena mereka tidak ingin mengecewakan orang lain.
 
11. Dinding Emosional yang Tinggi
 
Banyak yang merasa memiliki dinding emosional yang sulit untuk dilalui, membuat mereka enggan membuka diri kepada orang lain.
 
 
12. Takut Menjadi Beban
 
Ada kekhawatiran bahwa membagikan perasaan mereka kepada orang lain akan membuat mereka menjadi beban, sehingga mereka memilih untuk menyimpan perasaan tersebut sendiri.
 
13. Menggunakan Humor untuk Menyembunyikan Ketidaknyamanan
 
Terkadang, mereka menyembunyikan perasaan dengan humor, berusaha membuat orang lain tertawa untuk menutupi apa yang sebenarnya mereka rasakan.
 
14. Sakit Fisik dan Emosional
 
Depresi tidak hanya mempengaruhi pikiran, tetapi juga dapat menyebabkan gejala fisik. Rasa sakit emosional sering kali disertai dengan rasa sakit fisik yang nyata.
 
15. Merasa Seperti Aktor Terbaik
 
Mereka merasa seperti aktor yang harus tampil baik di depan orang lain, tetapi merasa tidak ada yang mengerti perjuangan yang mereka hadapi di balik layar.
 
Itulah beberapa karakteristik yang bisa dikenali oleh Smiling Depression. Meskipun tampak berhasil dan bahagia di luar, orang dengan depresi dengan senyuman membutuhkan pertolongan kritis.
 
Diane Barth, pakar psikolog klinis, menyebutkan bahwa depresi dengan senyuman dapat dibantu, tetapi penting untuk mengenali kondisi ini dan mencari dukungan profesional untuk mengatasi gejala yang sedang dialami.
 
***
Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore