Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 15 Agustus 2024 | 18.40 WIB

Jangan Terburu-buru Menikah Jika Belum Mempersiapkan 5 Hal Ini, Salah Satunya dengan Tingkatkan Self Awareness

Ilustrasi pasangan yang sedang menikah. - Image

Ilustrasi pasangan yang sedang menikah.

JawaPos.com - Jika menikah adalah suatu kunci kebahagiaan pasangan, maka tidak akan ada lagi mereka yang bercerai karena selingkuh, keterpurukan ekonomi, hingga KDRT.

Banyak yang mengira bahwa dengan menikah akan membuat hidup ini menjadi sempurna karena dibersamai kekasih halal seumur hidup. Tapi sebagian dari mereka tidak belajar proses kehidupan yang dijalani saat mencapai kebahagiaan itu sendiri.

Sehingga harapan yang dibayangkan saat lajang, akan berbanding terbalik saat masuknya kehidupan pernikahan, terutama dari sifat pasangan yang baru kita ketahui aslinya.

Oleh karenanya, dikutip dari Kanal Psikologi UGM, jangan terburu-buru menikah jika belum mempersiapkan 5 hal ini, diantaranya :

1. Tingkatkan Self Awareness

Sebelum memutuskan hidup dengan pasangan, sebaiknya kita perlu meningkatkan self awareness atau pengenalan diri sendiri tentang kekuatan, kelemahan, nilai-nilai, harapan, serta tujuan hidup.

Melalui self awareness, seseorang dapat mengenali aspek-aspek dalam dirinya yang dapat berperan aktif ataupun yang bisa menghambat dalam hubungan pernikahan.

Contohnya saat seseorang memiliki hati yang lembut dan sensitif, kemudian akan mudah tersinggung dengan perkataan orang lain, itu perlu sekali disadari oleh diri sendiri. Sehingga kelemahan tersebut bisa dikomunikasikan dengan pasangan sebelum menikah.

2. Memperbaiki Keterampilan Komunikasi

Perbaiki pola komunikasi dengan orang lain, jadilah menjadi seseorang yang terbuka tapi tetap menjaga rasa hormat pada lawan bicara. Tipe komunikasi tersebut terbukti mampu mengatasi konflik rumah tangga.

Dengan seperti itu, kamu maupun pasangan tidak akan merasa arogan atau ingin menang sendiri dalam menyelesaikan suatu persoalan, serta tidak dapat menimbulkan kesalahpahaman.

3. Kesiapan Mengelola Konflik dan Emosi dengan Baik

Menikah berarti kamu sudah siap menghadapi segala tantangan dengan pasangan tanpa harus bergantung lagi pada orang tua. Keduanya harus mampu mengelola konflik dan emosi saat ditimpa masalah.

Kemampuan untuk tetap tenang dan berpikir jernih dalam menghadapi masalah dapat membantu pasangan menemukan solusi yang tepat dan menjaga keharmonisan hubungan. Kesiapan emosional juga berarti memahami dan menerima perasaan pasangan, serta memberikan dukungan emosional yang dibutuhkan.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore