Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 12 Agustus 2024 | 18.05 WIB

Lewat Kidung Negriku, Desainer Afif Syakur Tampilkan Busana ‘Batik Tapi Bukan Batik’ di JFT 2024, Bermain Warna Soft Hingga Gelap

Desainer Afif Syakur menyuguhkan napas batik yang berbeda dalam perhelatan Jogja Fashion Trend (JFT) 2024, Minggu (11/8). (IST) - Image

Desainer Afif Syakur menyuguhkan napas batik yang berbeda dalam perhelatan Jogja Fashion Trend (JFT) 2024, Minggu (11/8). (IST)

JawaPos.com – Desainer Afif Syakur menyuguhkan napas batik yang berbeda dalam perhelatan Jogja Fashion Trend (JFT) 2024, Minggu (11/8). Tampil dalam exclusive show dengan tema besar Kidung Negriku, Afif mencoba keluar dari zona nyamannya dengan batik agar terlihat lebih kekinian.

Ditemui usai fashion show, Afif menjelaskan, dalam koleksinya kali ini dirinya harus menyederhanakan motif dan mengolah model baru agar bisa digunakan para anak muda terutama Gen Z. Sehingga, koleksi ini diharapkan bisa jadi inspirasi kalau membuat batik itu tidak perlu terlihat tradisional.

“Saya coba berikan alternatif yang cukup mewakili wastra, wastra batiknya terangkat tapi tidak seperti batik yang beneran tapi itu proses batik. itu pesannya,” ujar Afif.

Jika dilihat dari koleksi di runway, busana yang disuguhkan Afif memang tetap menonjolkan wastra batik, meski motifnya tidak 'berat'. Dalam arti terlihat motif-motif modern, yang bebas tidak terikat pola tertentu seperti batik tradisional.

40 Look dengan 2 Bagian

Untuk koleksi di JFT 2024, Afif membagi dalam dua bagian yang terlihat perbedaannya dari segi warna dan model bajunya. Sebagai pembuka, para model terlihat mengenakan busana batik dengan dominasi warna pink dan ungu yang soft. Dengan dress siluet A dengan detail kerut di pinggang hingga lengan lonceng.

Desainer Afif Syakur menyuguhkan napas batik yang berbeda dalam perhelatan Jogja Fashion Trend (JFT) 2024, Minggu (11/8). (Nurul Adriyana?JawaPos.com)

"Potongannya pada dasarnya simple, hanya siluet A, lengan lonceng namun ada detail," papar Afif.

Sedangkan pada bagian kedua busana yang dihadirkan lebih ke warna gelap seperti cokelat, biru tua hingga ungu. Sebab, ungkap Afif, balik lagi ke busana batik yang aman dengan warna-warna gelap.

"Kenapa ada dua warna dari soft ke gelap, ini seperti orang sudah pada bergeliat tapi memendam perasaan, keragu-raguan," lanjutnya. 

Desainer Afif Syakur menyuguhkan napas batik yang berbeda dalam perhelatan Jogja Fashion Trend (JFT) 2024, Minggu (11/8). (Nurul Adriyana?JawaPos.com)

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore