Ilustrasi Sepasang sahabat yang sedang saling berbagi cerita.
JawaPos.com - Ada garis tipis antara bersikap terbuka dan terlalu banyak bercerita. Bersikap terbuka dengan orang lain dapat menumbuhkan kepercayaan dan persahabatan. Namun, terlalu banyak mengungkapkan diri dapat membuat Anda rentan, bahkan merusak hubungan Anda.
Menurut psikologi, ada beberapa hal yang sebaiknya Anda simpan sendiri. Mengetahui apa yang tidak boleh dibagikan sama pentingnya dengan mengetahui apa yang harus dibagikan.
Dikutip dari hackspirit, berikut 3 hal tentang diri anda yang tidak boleh diungkapkan kepada orang lain;
1) Keluhan pribadi
Membagikan keluhan pribadi sering kali dapat membuat orang lain merasa tidak nyaman, karena mereka mungkin merasa harus memberikan penghiburan atau nasihat yang mungkin tidak siap mereka berikan. Selain itu, terus berfokus pada hal-hal negatif dapat memberikan kesan pola pikir yang pesimis.
Tentu saja, ini tidak berarti Anda harus menekan perasaan Anda. Sangat penting untuk berbagi kekhawatiran dan ketakutan Anda dengan teman tepercaya, anggota keluarga, atau profesional kesehatan mental. Namun, terus menerus menyiarkan keluhan pribadi Anda kepada semua orang di sekitar Anda justru dapat membuat orang lain menjauh.
Ingatlah, ini adalah tentang menemukan keseimbangan yang tepat. Tidak masalah untuk berbagi, tetapi perhatikan dengan siapa Anda berbagi dan seberapa sering.
2) Status keuangan Anda
Masalah uang bisa menjadi topik yang rumit, terutama ketika Anda berbagi tentang keuangan Anda sendiri. Saya ingat saat saya dengan santai menyebutkan gaji saya kepada sekelompok teman. Keheningan canggung yang mengikutinya sangat terasa.
Jika dipikir-pikir, ini adalah sebuah kesalahan. Berbicara tentang uang, terutama yang spesifik seperti gaji atau utang, dapat dengan cepat menimbulkan perbandingan dan penilaian. Hal ini dapat menciptakan ketegangan dalam hubungan dan bahkan menimbulkan kebencian.
Psikologi menunjukkan bahwa berbagi status keuangan Anda dapat membuat orang lain mendefinisikan Anda dari kekayaan Anda (atau kekurangannya), bukan dari siapa Anda sebagai pribadi.
3) Kesalahan masa lalu Anda
Meskipun kesalahan masa lalu Anda tidak diragukan lagi telah membentuk Anda menjadi pribadi yang seperti sekarang ini, namun hal tersebut tidak perlu menjadi rahasia umum. Psikologi manusia sedemikian rupa sehingga orang cenderung mengingat informasi negatif dengan lebih jelas daripada informasi positif.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
