Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 29 Juli 2024 | 17.13 WIB

6 Cara Aman untuk Menghadapi Orang Si Paling Merasa Tersakiti, Salah Satunya dengan Putuskan Hubungan Jika Sudah Lelah

Ilustrasi orang si paling merasa tersakiti./Unplash.com/dwaynelegrand - Image

Ilustrasi orang si paling merasa tersakiti./Unplash.com/dwaynelegrand

JawaPos.com - Orang si paling merasa tersakiti adalah sebutan bagi yang memiliki sifat playing victim, mungkin istilah ini sangat familiar dikalangan anak muda.

Mereka yang si paling merasa tersakiti akan berlaku sebagai korban disetiap kejadian dan melemparkan kesalahannya pada orang lain. Kemudian berharap mendapat belas kasihan dan belas kasihan akibat kemalangannya.

Mengutip dari laman Artikel Universitas Muhammadiyah Gresik, Azmi dalam tulisannya "Playing Victim, Kenali Tabiat "Si Paling Merasa Tersakiti" menyebutkan bahwa berurusan dengan orang seperti itu tidak ingin bantuan reaksi negatif yang dapat mengubah pola pikirnya.

Si paling merasa tersakiti tidak ingin menerima beban dan tanggung jawab atas masalah yang menimpa. Mereka mungkin akan menjadi defensif atau bertindak pasif-agresif.

Bahayanya adalah mereka bisa saja menuduh penolong yang menyebabkan penderitaan lebih lanjut, maka dari itu penting bagi kita untuk lebih sadar mengetahui orang si paling merasa tersakiti.

Terdapat 6 cara aman untuk menghadapi orang si paling merasa tersakiti, sehingga kamu tak akan terjebak dalam permainannya, antara lain :

1. Kenali Tanda-Tanda Playing Victim

Melansir dari laman Artikel Masoem University, mereka yang playing victim atau si paling merasa tersakiti adalah selalu mengasihani diri sendiri, tidak mau mengakui kesalahan dengan melepaskan tanggung jawab, dan selalu memutar balikan fakta.

2. Buat Catatan dan Tentukan Batas

Biasanya mereka akan berkeluh kesah dan hal itu membuat diri sendiri menjadi lelah, jadi berikan batasan waktu untuk mendengarkan keluhan mereka.

Kemudian catat pengamatan yang kamu lakukan, cermati tindakan yang diambil untuk mengumpulkan bukti-bukti akurat supaya orang tersebut tak seenaknya menyalahkanmu atas suatu kejadian.

3. Jangan Menggunakan Emosi

Dengarkan dengan empati jika mereka sedang berkeluh kesah, jangan menggunakan emosi untuk larut kedalam drama yang dibuat.

Ingat bahwa ini hanyalah akal-akalan mereka untuk mendapatkan belas kasihan.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore