Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 4 Juli 2024 | 21.25 WIB

Apakah Kondisi Rumah Berantakan Pertanda Terjadinya Gangguan Mental? Berikut Ulasannya Menurut Psikologi

Ilustrasi kondisi rumah berantakan. (Pexels.com/NicoalBarts) - Image

Ilustrasi kondisi rumah berantakan. (Pexels.com/NicoalBarts)

JawaPos.com - Kondisi rumah berantakan umumnya dialami oleh setiap kehidupan orang dewasa, hanya sedikit diluar sana yang mampu menjaga kondisi rumah agar tetap bersih dan rapi.

Kondisi rumah berantakan disebabkan karena mainan anak berserakan, kesibukan kerja, atau kewalahannya mengurus rumah sendirian.

Namun ada pula sebagian orang menyatakan bahwa kondisi rumah berantakan bisa jadi pertanda terjadinya gangguan mental pada seseorang.

Dikutip dari laman Artikel The Center Place of Hope, menurut pandangan psikologi bahwa kondisi rumah berantakan belum tentu menjadi tanda penyakit atau gangguan mental, tapi bisa jadi itu adalah suatu tandanya.

Jawabannya tergantung dari tingkat keparahan kondisi rumah berantakan tersebut, misalnya kamar tidur remaja yang berantakan merupakan ciri stereotip dalam dirinya.

Terkadang, remaja membiarkan kamarnya berantakan karena kondisi mentalnya seperti depresi, hingga memengaruhi motivasinya untuk membersihkan kamar.

Ada juga remaja lainnya yang mungkin terlalu fokus dalam pergaulan bersama teman-teman sehingga malas untuk membereskan kamar.

Jika kondisi rumahmu berantakan secara tiba-tiba, maka bisa menjadi suatu pertanda terjadinya gangguan mental, karena adanya perubahan sifat dalam diri.

Menurut penelitian bahwa jika seseorang merasa terganggu karena kondisi rumah berantakan dan lebih baik merapikan atau membersihkannya, maka ia cenderung memiliki fokus yang baik serta tingkat stres yang rendah.

Tapi, kembali lagi bahwa kebiasaan dan sifat orang tidak sama. Sebagian dari mereka justru betah saat kondisi rumah berantakan, serta lebih memilih berkegiatan di luar rumah daripada membersihkannya.

Lain halnya jika kondisi rumah berantakan yang sudah pada tingkat membahayakan, seperti adanya hama atau kuman berbahaya lainnya, maka bisa diindikasikan kamu memiliki gangguan mental.

Dilansir dari laman Artikel Stiqsi pada (04/07/24),sebuah penelitian yang dilakukan oleh seorang Profesor Psikologi dari DePaul University pada 2016 mengungkapkan bahwa kondisi hunian yang kotor dan berantakan dapat menganggu perasaan seseorang dan kemampuannya berinteraksi dengan orang lain.

Bahkan jika seseorang menggambarkan lingkungannya kotor akan membuat ia mudah cemas, depresi, dan stres. Maka dari itu, kondisi rumah yang bersih itu bisa membantu kita memperbaiki suasana hati.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore