
OTORITER: Orang tua yang suka mengontrol anak biasanya memiliki 11 ciri ini (psychologytoday.com)
JawaPos.com – Mengasuh anak bukanlah perkara yang mudah. Setiap orang tua memiliki gaya pengasuhan masing-masing. Namun, dalam kasus orang tua yang suka mengontrol, disebut juga sebagai orang tua otoriter, terkadang mereka punya sifat yang sombong dan egois.
Orang tua yang suka mengontrol, anak akan berakhir kesulitan saat dewasanya nanti. Sebab, terdapat tekanan dan anak merasa tidak aman di dekat orang tuanya. Sehingga, dapat dikatakan bahwa orang tua yang mengontrol anaknya dalam segala aspek kehidupan dapat berdampak negatif bagi anak hingga dewasa nantinya.
Berikut ini adalah 11 tanda orang tua yang suka mengontrol anak menurut Mindbodygreen yang dilansir oleh JawaPos.com, Senin (20/5), simak apa saja:
1. Mengganggu hampir setiap aspek kehidupan anak
Menurut terapis pernikahan dan keluarga berlisensi Weena Wise, LMFT, salah satu tanda orang tua yang suka mengontrol adalah campur tangan dalam partisipasi anak mereka dalam hal-hal seperti kegiatan kelompok, olahraga tim, dan proyek sekolah.
2. Mengkritik pilihan apapun yang coba dibuat oleh anak secara mandiri
Orang tua yang suka mengontrol mungkin akan berbicara negatif tentang gaya berpakaian anaknya kecuali anak mereka setuju untuk mengenakan pakaian yang dipilihkan atau dibelikan oleh orang tuanya.
3. Standar yang tinggi dan benar-benar tidak dapat dicapai
Orang tua yang suka mengontrol memberikan banyak tekanan pada anak-anak mereka untuk memenuhi harapan mereka.
4. Cinta bersyarat
Ketika ekspektasi tinggi ini tidak terpenuhi, tidak jarang orang tua yang suka mengontrol menahan kasih sayang sebagai bentuk manipulasi.
Jika orang tua hanya memeluk atau memuji anaknya ketika dia mendapat nilai bagus, itu adalah bentuk cinta bersyarat dan merupakan tanda orang tua yang suka mengontrol.
5. Aturan yang kaku dan tidak realistis
Cara lain orang tua mengendalikan anak-anak mereka adalah dengan menciptakan suasana di mana peraturan dan batasan yang kaku ditegakkan tanpa penjelasan atau fleksibilitas untuk menyesuaikan bila diperlukan.
6. Kurang empati dan rasa hormat

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
