Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 11 April 2025 | 18.38 WIB

Dogecoin Siap Naik! Analis Sebut Target di Rp 3.900 Usai Sinyal Reversal

Ilustrasi Dogecoin yang sedang menghadapi tren penurunan harga. (Dhimas Ginanjar/Dall E/JawaPos.com) - Image

Ilustrasi Dogecoin yang sedang menghadapi tren penurunan harga. (Dhimas Ginanjar/Dall E/JawaPos.com)

JawaPos.com – Di tengah pasar kripto yang masih berfluktuasi, Dogecoin (DOGE) justru menunjukkan sinyal teknikal yang menjanjikan. Berdasarkan analisis terbaru dengan pendekatan Order Block (OB) dan Candle Liquidity Sweep (CLS), DOGE disebut berpeluang naik 50 persen menuju kisaran USD 0,23 hingga USD 0,25 atau sekitar Rp 3.772 hingga Rp 4.100 (kurs Rp 16.400 per USD).

Dikutip dari Bitcoinist, Jumat (11/4), analis kripto David Perk membagikan grafik Dogecoin di TradingView yang menunjukkan struktur bullish reversal. Dalam pandangannya, DOGE telah membentuk pola Model 1 dalam strategi smart money trading—yakni pola di mana pelaku pasar besar menyerap tekanan jual sebelum mendorong harga naik.

Dogecoin saat ini berada di sekitar USD 0,15 atau Rp 2.460. Perk mengamati bahwa harga DOGE baru saja menyapu level CLS 3 bulan—zona likuiditas penting yang kerap menjadi titik akumulasi bagi institusi besar setelah "menggoyang" pasar untuk menyingkirkan pemilik jangka pendek. Di zona inilah Order Block terbentuk, yang merupakan area dari candle bullish terakhir sebelum harga terjun bebas.

“Zona ini kemungkinan besar digunakan untuk re-akumulasi. Smart money kembali masuk, dan perubahan arah order flow menandakan potensi bullish,” tulis Perk.

Ia juga menyoroti level Fibonacci retracement 61,8% sebagai titik pullback yang strategis untuk entry lanjutan. Jika pola ini bertahan, DOGE diperkirakan akan naik kembali ke kisaran tengah candle CLS, yang juga menjadi target ambil untung jangka pendek dan menengah bagi trader.

Tidak hanya itu, jika volume dan momentum DOGE terus meningkat, harga bahkan bisa menembus zona resistance berikutnya di atas USD 0,43 atau Rp 7.050—tingkat harga tertinggi Dogecoin sejak awal 2022.

Sinyal serupa juga diungkap analis Trader Tardigrade di platform X. Ia menyebut Dogecoin kini untuk pertama kalinya sejak awal 2025 berhasil menembus ke bawah level support lalu merebutnya kembali—suatu pola pembalikan arah penting setelah berbulan-bulan tren turun.

"Dogecoin menunjukkan kekuatan baru, dan bisa jadi ini sinyal bahwa harga sudah menyentuh titik terendah," tulisnya.

Dengan pola teknikal yang mulai membaik, serta dukungan analisis dari strategi smart money, Dogecoin kini menjadi salah satu altcoin yang paling diperhatikan oleh trader. Jika pola ini benar-benar terkonfirmasi, lonjakan harga DOGE bisa menjadi salah satu momen penting di pasar kripto dalam waktu dekat.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore