
dr. Rina Triana dalam talkshow bertema “She Thrives: A Road to Better Health” yang digelar Prodia. (Nanda Prayoga/JawaPos.com)
JawaPos.com - Perempuan Indonesia harus lebih peduli terhadap kesehatan reproduksi dengan melakukan skrining HPV DNA sejak dini. Upaya deteksi dini dinilai penting karena masih banyak perempuan yang baru memeriksakan diri ketika sudah mengalami keluhan, padahal berbagai risiko kesehatan sebenarnya dapat dikenali lebih awal melalui pemeriksaan rutin.
Kemajuan teknologi laboratorium kini turut menghadirkan metode skrining yang lebih modern melalui pemeriksaan berbasis molekuler.
Pendekatan ini memungkinkan analisis materi genetik seperti DNA untuk mendeteksi virus, infeksi, hingga faktor risiko penyakit sejak tahap awal, sehingga tenaga medis dapat memberikan gambaran kondisi kesehatan yang lebih akurat beserta langkah pencegahan yang sesuai.
Dalam konteks kesehatan perempuan, pemeriksaan molekuler yang kini semakin direkomendasikan meliputi tes HPV DNA untuk mendeteksi virus yang berkaitan dengan kanker serviks, pemeriksaan Sexually Transmitted Infection (STI) guna mengetahui infeksi menular seksual yang kerap tanpa gejala, serta pemahaman terkait pentingnya nutrisi dalam menjaga kesehatan reproduksi dan daya tahan tubuh.
Baca Juga:Inggris dan Prancis Tolak Usulan Alokasikan 0,25 Persen PDB NATO untuk Persenjatai Ukraina
Perpaduan antara skrining rutin dan pola hidup sehat dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas hidup perempuan.
Dalam kesempatan ini, Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi, dr. Tofan Widya Utami, menegaskan bahwa perempuan perlu lebih waspada terhadap infeksi menular seksual yang sering tidak menimbulkan gejala. Menurutnya, banyak perempuan belum menyadari bahwa infeksi menular seksual, termasuk HPV, dapat terjadi tanpa gejala.
“Karena itu, deteksi dini melalui pemeriksaan yang tepat menjadi langkah penting agar kondisi dapat dikenali lebih awal. Selain skrining, menjaga daya tahan tubuh melalui pola hidup sehat dan nutrisi seimbang juga berperan dalam menurunkan risiko berbagai masalah kesehatan perempuan,” kata Tofan dalam talkshow bertema “She Thrives: A Road to Better Health” yang digelar Prodia, dikutip Senin (25/5).
Sementara itu, dr. Rina Triana menekankan pentingnya pemeriksaan laboratorium untuk membantu perempuan memahami kondisi kesehatannya sebelum gejala muncul.
“Kini, dengan inovasi tes HPV DNA yang dapat dilakukan secara mandiri, perempuan memiliki pilihan layanan yang lebih praktis, nyaman, dan tetap akurat sesuai kebutuhannya. Harapannya, semakin banyak perempuan tidak menunda deteksi dini,” ujar dr. Rina.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
