Ilustrasi ovarium yang sehat (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Di tengah padatnya aktivitas sehari-hari, banyak perempuan sering kali mengabaikan tanda-tanda kecil yang muncul pada tubuh, seperti jerawat yang sulit hilang, kenaikan berat badan tanpa sebab jelas, hingga siklus menstruasi yang berubah-ubah. Sebagian dari mereka mungkin menyadari hal-hal ini, tetapi sayangnya mereka kerap menganggapnya sebagai efek dari kelelahan biasa.
Padahal, gejala-gejala itu bisa menjadi indikasi adanya gangguan kesehatan, salah satunya sindrom ovarium polikistik atau Polycystic Ovary Syndrome (PCOS). Kondisi ini merupakan gangguan hormonal yang menyerang sistem reproduksi perempuan. PCOS ditandai dengan munculnya kista-kista kecil di dalam ovarium yang mengganggu fungsi normal organ reproduksi.
PCOS umumnya terjadi pada perempuan usia produktif. Menurut WHO, PCOS diperkirakan memengaruhi 6-13% wanita usia reproduksi. Namun, mirisnya, sekitar 70% perempuan yang mengalami PCOS ternyata tidak terdiagnosis dengan benar karena sering kali mengabaikan gejala-gejalanya.
Oleh karena itu, WHO memberikan penjelasan tentang beberapa gejala yang mungkin dialami oleh pengidap PCOS.
Gejala-Gejala PCOS yang Wajib Diketahui
1. Gangguan Siklus Menstruasi
Siklus haid yang kacau bisa menjadi salah satu tanda umum PCOS. Gangguan ini berbeda pada setiap orang. Beberapa perempuan mungkin mengalami haid yang sangat deras dengan jangka waktu panjang, sementara yang lainnya justru tidak mengalami haid sama sekali selama beberapa bulan. Ada pula yang mengalami haid dengan siklus tidak teratur, seperti datang setelah dua atau enam bulan sekali.
2. Infertilitas
Setiap perempuan memiliki mimpi untuk mempunyai anak di masa depan. Namun, bagi penderita PCOS yang sudah parah, harapan tersebut dapat menjadi mimpi buruk. Sulit hamil atau infertilitas dapat terjadi karena gangguan ovulasi yang membuat sel telur jarang atau bahkan tidak pernah dilepas.
3. Masalah pada Kulit
Kulit yang bermasalah juga dapat menjadi pertanda PCOS. Pada perempuan penderita PCOS, hormon androgen dapat meningkat dan menyebabkan produksi minyak berlebih, sehingga menimbulkan jerawat yang sulit diobati dengan perawatan kulit biasa. Selain itu, jerawat PCOS tidak hanya muncul di wajah, tetapi juga di area punggung dan dada.
4. Pertumbuhan Rambut yang Tidak Normal
Pertumbuhan rambut berlebihan di tempat-tempat yang tidak biasa juga dapat menjadi salah satu gejala PCOS. Perempuan yang menderita PCOS dapat tumbuh rambut lebat seperti laki-laki di area wajah seperti dagu dan atas bibir. Pertumbuhan rambut juga dapat menyebar ke bagian dada, punggung, bahkan perut. Hal ini disebabkan oleh kadar hormon androgen yang meningkat di dalam tubuh.
5. Kenaikan Berat Badan yang Tidak Wajar

Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor Pantai Gading vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Misi Erling Haaland Pulangkan Wakil Afrika
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Sejarah! Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026 Hancurkan Korea Selatan 3-0
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di 32 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Pembuktian Tuan Rumah!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Marquinhos Akui Samurai Biru Sedang Percaya Diri
Prediksi Susunan Pemain Timnas Norwegia vs Pantai Gading di 32 Besar Piala Dunia 2026: Sudah Lakukan Rotasi, Martin Odegaard Siap Menan
Pakai Tas Mewah, Tiga Pengasuh Anak-anak Raffi Ahmad-Nagita Slavina Sedang Asik Liburan Jadi Sorotan
Prediksi Skor Belanda vs Maroko di Piala Dunia 2026: Oranje Dijagokan Menang Tipis Kontra Singa Atlas
