
Alergi vitamin B12 (Freepik/Andreyoskirko)
JawaPos.com – Terlepas dari banyaknya manfaat yang didapat dari konsumsi vitamin B12, ternyata sebagian orang yang mengkonsumsinya dapat menimbulkan gejala yang menimbulkan efek negatif.
Hal ini tentu saja bisa terjadi, bukan hanya karena kelebihan dosis konsumsi vitamin B12.
Akan tetapi, karena memang ada beberapa kalangan yang dianjurkan untuk tidak mengkonsumsi vitamin B12 dalam jumlah tertentu, salah satunya pada orang yang alergi terhadap kobalt.
Dilansir dari verywellhealth.com, Sabtu (24/2), orang yang alergi terhadap kobalt, akan mengalami reaksi alergi terhadap cobalamin yang terkandung dalam vitamin B12.
Diketahui, cobalamin ini mengandung atom kobalt. Meski begitu, perlu diketahui juga bahwa alergi kobalt dan alergi vitamin B12 ini sangat jarang terjadi pada sebagian besar orang.
Kobalt sendiri merupakan suatu mineral yang sebenarnya memiliki banyak kegunaan. Kobalt biasanya ada dalam baterai, kantung udara otomotif, ban berikat baja, dan magnet.
Mineral kobalt ini juga dapat memberikan warna biru yang khas dan seringkali digunakan sebagai pigmen biru dalam beberapa produk kosmetik, cat, dan tinta.
Jika seseorang alergi terhadap mineral kobalt tersebut, dosis vitamin B12 yang tinggi akan dapat lebih mudah menyebabkan orang - orang tersebut terkena dermatitis kontak.
Pada orang yang sensitif terhadap kobalt, konsumsi vitamin B12 dalam jumlah besar dapat menyebabkan reaksi penyakit kulit yang disebut dermatitis kontak.
Saat itu terjadi, orang dengan alergi ini mungkin akan mengalami kulit kemerahan, gatal, terbakar, kering, pecah-pecah. Terkadang melepuh dan mengeluarkan cairan.
Dermatitis kontak biasanya tidak mengancam jiwa. Namun, alergi terhadap kobalt dan vitamin B12 bisa membuat penyakit tersebut mengancam jiwa. Kendati demikian, kasus tersebut jarang terjadi.
Kondisi akan menjadi semakin parah saat seseorang yang alergi kobalt kekurangan vitamin B12. Sebab, alergi kobalt dapat menyulitkan penanganannya.
Sehingga, penting untuk mengetahui apakah kita memiliki alergi terhadap kobalt atau tidak sebelum mengkonsumsi vitamin B12. Anda bisa memeriksakannya ke dokter atau ahli medis yang kompeten.
***

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
