Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 23 Februari 2021 | 21.03 WIB

Minim Risiko Bengkak, Gun Stapler Kian Diminati untuk Sunat Dewasa

Photo - Image

Photo

JawaPos.com – Khitan atau sunat selain tuntunan dalam agama Islam juga memiliki dampak positif bagi aspek kesehatan. Seperti mencegah penularan Human Papillomavirus (HPV) dan infeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV). Selain itu juga dapat mencegah penyakit kanker penis. Salah satu metode sunat yang saat ini banyak digunakan adalah gun stapler.

Dibandingkan dengan metode sunat konvensional, metode gun stapler relatif membutuhkan waktu yang singkat atau cepat. Sekitar 10-15 menit. Kemudian risiko terjadinya komplikasi seperti bengkak atau luka yang terbuka kembali setelah operasi lebih sedikit.

Dokter Husain dari Rumah Sunat dr Mahdian menjelaskan metode itu menggunakan stapler sebagai pengganti benang jahit di sekeliling ujung penis. Sunat dengan metode gun stapler untuk orang dewasa itu cukup mudah, cepat, dan aman.

"Metode sunat dewasa dengan gun stapler menggabungkan metode memotong sekaligus menjahit," katanya Selasa (23/1).

Husain mengatakan keunggulan dari sunat metode gun stapler itu tetap bergantung pada praktisi penyunatnya. Untuk itu dia mengingatkan bahwa sunat pada pria dewasa harus dilakukan oleh dokter profesional.

Kemudian menggunakan alat-alat yang telah terstandar dan aman. Dia menuturkan tindakan sunat atau sirkumsisi pada pria dewasa butuh penanganan khusus karena tidak semudah pada anak-anak.

Dia menjelaskan kesalahan saat melakukan khitan dapat menimbulkan komplikasi. Seperti pendarahan, infeksi, dan penis terasa nyeri saat ereksi. Kondisi nyeri saat ereksi itu bisa disebabkan karena kulit yang dibuang saat khitan terlalu banyak.

Husain mengatakan saat ini metode sunat gun stapler banyak digunakan pada orang remaja atau dewasa. Dia memperkirakan di seluruh dunia ada 1,5 juta orang memilih sunat metode terbaru itu. Di sejumlah negara Asia seperti Turki dan Tiongkok sudah mempraktikkan sunat dengan metode Gun Stapler.

"Dengan metode gun stapler, pria dewasa tidak perlu takut jahitan lepas saat ereksi," katanya. Seperti diketahui pria dewasa kerap mengalami ereksi spontan pada pagi hari.

Sejumlah publik figur tanpa malu-malu menyampaikan bahwa dirinya sudah disunat saat usia dewasa. Diantaranya adalah aktor sekaligus komika Marshel Widianto. Dia menceritakan disunat pada usia 23 tahun.

Seperti diketahui Marshel bukan seorang muslim. Dia memilih disunat dengan kesadaran bahwa sunat penting untuk menjaga kebersihan penis. Marshel mengaku puas dengan layanan suntik menggunakan gun stapler.

"Ternyata tidak seseram yang dibayangkan. (Rasanya, Red) kayak digigit semut," kata Marshel lantas tertawa.

https://www.youtube.com/watch?v=8eBbvg-uZgU

Editor: Estu Suryowati
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore