
Ilustrasi. Miss V atau vagina juga menerlukan perawatan agar tetap sehat.
JawaPos.com - Sebagian orang ada yang sulit menahan diri untuk buang air kecil, bahkan selalu ingin beser atau mengompol pada malam hari. Jika demikian, bisa jadi itu gejala nokturia.
Ketua Indonesian Society of Female and Functional Urology (INASFFU) dr. Harrina Erlianti Rahardjo, SpU (K), PhD, mengatakan, nokturia didefinisikan sebagai berapa kali seseorang berkemih dalam periode tidur utamanya, saat seseorang terbangun dari tidurnya untuk berkemih pertama kali dan setiap berkemih selanjutnya harus diikuti tidur atau keinginan untuk tidur.
Semua harus dicatat pada catatan harian berkemih. Nokturia lebih sering terjadi sesuai dengan meningkatnya usia dan dapat terjadi pada pria dan perempuan.
Orang dengan kondisi nokturia akan lebih sering terbangun di malam hari untuk berkemih sehingga membuat kualitas hidupnya terganggu. Nokturia dapat menjadi tanda adanya gangguan pada kesehatan.
Ada beberapa macam penyebab seseorang mengalami kondisi nokturia. Gaya hidup yang kurang sehat hingga
gangguan kesehatan lainnya menyebabkan seseorang mengalami kondisi nokturia. Kondisi kesehatan yang dapat menyebabkan nokturia meliputi gangguan saluran kemih bagian bawah, gangguan ginjal, gangguan hormonal,
gangguan tidur, dan pengaruh obat-obatan.
"Nokturia sangat memengaruhi kualitas hidup, apabila tidak diatasi dengan tepat dapat menyebabkan masalah sosial, bahkan ekonomi bagi penderitanya," kata Ketua Ikatan Ahli Urologi Indonesia (IAUI) Dr.dr. Nur Rasyid, SpU (K), dalam konferensi pers virtual, Jumat (18/12).
Penyebabnya
Menurutnya, penyebab penyakit ini sangat banyak misalnya pada laki-laki karena obstruksi infra vesika seperti penyakit prostat. Sedangkan pada laki-laki dan perempuan seperti gangguan kontraksi kandung kemih, komplikasi DM, kelainan neurologis, kelainan hormonal dan bisa hanya disebabkan karena pola minum atau berkemih yang salah. Maka diagnosis dan tata laksananya memerlukan penanganan multidisiplin.
"Nantinya diharapkan dapat membantu dokter spesialis, dokter umum dan tenaga kesehatan lain untuk melakukan pendekatan, menegakkan diagnosis, dan merencanakan terapi nokturia dari berbagai aspek sehingga dapat tercapai perbaikan gejala dan kualitas hidup,” tambahnya.
Gejalanya
Seseorang dapat didiagnosis menderita nokturia apabila terdapat gejala buang air kecil lebih dari sekali pada malam hari yang diikuti tidur. Buang air kecil dengan volume lebih banyak (jika terdapat poliuria). Lemas dan kurang tidur akibat berkemih malam hari yang menganggu siklus tidur.
Siapa saja yang mengalaminya?
Pada studi prevalensi dan faktor risiko nokturia di Indonesia yang melibatkan 1.555 subyek dari 7 kota di Indonesia menunjukkan prevalensi nokturia sebesar 61,4 persen dimana dari total prevalensi nokturia tersebut 61,4 persen dilaporkan pada laki-laki dan 38,6 persen pada perempuan. Rerata usia pada penelitian tersebut adalah 57 (18-92) tahun dan nokturia didapatkan terbanyak pada kelompok umur 55-65 tahun.
Maka masyarakat diimbau untuk tidak mendiamkan dan segera berkonsultasi ke dokter jika terjadi gangguan mengontrol pengeluaran urin selama tidur pada dewasa (Nokturia). Sebab gangguan ini dalam jangka panjang akan menurunkan kualitas hidup.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=zMaYKf8ZaFc

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
