Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 12 November 2018 | 11.25 WIB

Rahasia di Balik Sel Punca Ampuh Tingkatkan Libido Mr P Lebih Perkasa

ILUSTRASI. Sel punca miliki manfaat untuk menaikkan libido para pria. - Image

ILUSTRASI. Sel punca miliki manfaat untuk menaikkan libido para pria.

JawaPos.com - Manfaat sel punca atau stem cell ternyata juga bisa meningkatkan vitalitas atau kejantanan pria. Metode itu dilakukan untuk membuat pria tampil lebih perkasa dan mampu menjaga hormon testosteronnya sebagai lambang kekuatan.


Profesor Kecantikan Prof. Dr. Deby Vinski, MScAA, PhD, mengungkapkan perawatan pria dengan konsep Man Vitality adalah yang paling laris di kliniknya. Para pria ingin meningkatkan libidomya agar bisa memuaskan pasangan di ranjang.


"Stem cell untuk Man Vitality, revitalisasi dan perbesar organ Mr P. Asal tahu saja, lantai 7 di Vinski Tower ini paling laris. Paling banyak pengunjungnya laki-laki," katanya tertawa baru-baru ini dalam perayaan kiprahnya selama 20 tahun.


Menurutnya, pria memiliki hormon testosteron sebagai lambang kejantanan dan kekuatan. Testosteron merupakan hormon anabolic dan memberikan pengaruh utama pada seks manusia untuk mengendalukan hasrat dan fungsi seksual, hipertrofi otot, perlindungan terhadap osteoporosis dan juga pertumbuhan rambut.


Pada pria, hormon biasanya dihasilkan 10 kali lebih banyak daripada perempuan meski secara fungsional keberadaan hormon tersebut memiliki peran yang sama. Namun pada usia 40 tahun hormon testosteron pria akan mulai menurun perlahan.


"Kini dengan ilmu kedokteran anti-aging lewat terapi hormon testosteron, kesehatan jantung dan otak, serta pembuluh darah pria dapat dimaksimalkan bahkan memiliki otot yang kuat dan ereksi yang optimal," kata Prof Deby.


Menurutnya, hormon testosteron merupakan androgen utama yang diproduksi di Mr P dan kemudian melalui pembuluh darah menyebar ke target organ. Peranan testosteron ini tak hanya berfungsi mengatur keinginan seks dan ereksi serta reproduksi pria, tapi juga berperan pada banyak organ tubuh seperti otak, tulang, lemak, otot, dan sistem imun seseorang. Deby menjelaskan ada tanda-tanda penurunan produksi hormon testosteron pada pria.


"Testosteron berperan dalam mengatur libido seorang pria. Seiring bertambahmya usia kebanyakan pria akan mengalami penurunan lebih drastis terhadap gairah seks dan sulit orgasme," katanya.


Hormon testosteron juga membantu pria mencapai ereksi. Testosteron sendiri tak menyebabkan pria ereksi, tetapi merangsang reseptor di otak untuk memproduksi oksida nitrat-sebuah molekul yang memicu ereksi. Rendahnya testosteron terkait dengan banyak kondisi yang menyebabkan disfungsi ereksi termasuk obesitas dan diabetes aterosklerosis.


"Maka misalnya ada penyakit diabetes yang menyebabkan Mr P loyo atau impotensi. Kami cari penyebabnya apa, sehingga pendekatannya multidisiplin," jelasnya.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore